SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 Juli 2014
Pencarian Arsip

Sudah Terang Benderang, ”Kok” KPK Perdalam Terus Peran Anas
Selasa, 31 Januari 2012 | 8:55

[JAKARTA] Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku masih mendalami peran Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dalam kasus suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games, yang menjerat mantan Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

"Itulah (peranan Anas) sebenarnya yang kita cari," kata Wakil Ketua KPK, Zulkarnain.

Selain itu, Zulkarnain menegaskan bahwa semua keterangan yang muncul di persidangan dengan terdakwa Nazaruddin akan didalami semuanya oleh KPK.  "Kita dalami semua keterangan di persidangan," ungkap Zulkarnain.

Sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) KPK, Johan Budi SP mengatakan, KPK masih mengembangkan kasus Wisma Atlet. Pengembangan tersebut termasuk mengkaji apakah ada keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus yang menjerat mantan Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

‎​"KPK sedang mengembangkan kasus Wisma Atlet, apakah ada pihak lain yang terlibat, siapa pun dia," kata Johan Budi kepada SP, Senin (30/1).

Tetapi, Johan Budi enggan menyebutkan secara detail siapa pihak yang saat ini sedang didalami keterlibatannya oleh KPK. Walaupun, di dalam sidang dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin telah jelas disebut adanya aliran dana ke Senayan yang disamakan dengan DPR RI dan juga ke Kongres Partai Demokrat pada awal tahun 2010 silam.

Seperti diketahui, tiga saksi dalam sidang dengan terdakwa Nazaruddin, Yulianis, Oktarina Furi, dan Luthfi membenarkan bahwa ada aliran dana ke Anggota Badan Anggaran (Banggar) dari Fraksi Demokrat, Angelina Sondakh dan dari Fraksi PDI-P, Wayan Koster sebesar Rp 2 miliar dan Rp 3 miliar.

Selain itu, disebutkan juga ada aliran dana ke kongres Partai Demokrat pada awal tahun 2010 dari perusahaan milik Nazaruddin, Permai Grup sebesar Rp 30 miliar dan 2 juta dolar Amerika. Di mana, menurut Nazaruddin digunakan untuk memenangkan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrat. [N-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»