SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 19 Mei 2013
Pencarian Arsip

Siswa Kurang Mampu di Jakarta Diajak Untuk Mengembangkan Diri
Senin, 30 April 2012 | 12:11

Ilustrasi pelajar sekolah dasar [google] Ilustrasi pelajar sekolah dasar [google]


[JAKARTA] Dalam merayakan hari jadinya ke-60, Yayasan Putera Bahagia Jaya (YPB Jaya)cmengabdikan kegiatan sosialnya bagi anak-anak usia sekolah dari keluarga prasejahtera di wilayah DKI Jakarta.  

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta memprioritaskan bidang pendidikan guna menyejahterakan warga Ibukota di masa mendatang. Karena itu, melalui Yayasan Putera Bahagia Jaya berkomitmen memajukan program tersebut.  

Yayasan ini telah membantu setidaknya sepuluh ribu lebih siswa tak mampu diberi pendidikan agar bisa lebih percaya diri, berani dan meningkatkan potensi masing-masing.  

 "Setiap siswa di Jakarta yang berasal dari keluarga tidak mampu sekalipun tidak memiliki alasan lagi tidak mendapatkan pendidikan yang baik. Siapa pun memiliki kesempatan dan peluang yang sama, dengan catatan mau bekerja dengan tekun mengembangkan diri untuk menjadi manusia yang berkualitas bagi Ibukota," ungkap Foke akhir pekan lalu, dalam acara peluncuran logo baru dan perayaan hari ulang tahun ke-60 YPB Jaya.  

Lewat yayasan tersebut Foke merasa bangga lantaran yayasan mampu menciptakan alumnus-alumnus yang berhasil dan lebih percaya diri. Salah satunya adalah Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudhi Mulyanto yang merupakan lulusan YPB Jaya pada 1972 lalu dan saat ini masih aktif bertugas.  

Di sisi lain, Ketua YPB Jaya Tatiek Fauzi Bowo mengatakan, melalui acara ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan bertemunya para alumni untuk memotivasi siswa aktif, termasuk guru pendampingnya. Hingga saat ini ada sekitar 11.600 siswa dan 1.160 guru yang mengikuti periode program pendidikan YPB Jaya untuk periode 2004-2011.  

 "Pengetahuan seluas apa pun dan kepandaian akademisi yang jenius, menjadi tidak berarti apabila pemiliknya tidak memiliki keterampilan untuk hidup bermartabat dengan membangun jiwa dan rasa dalam diri," jelasnya.  

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudhi Mulyanto membenarkan dirinya merupakan alumnus YPB Jaya pada tahun 1972. Sejak saat itu pun menurutnya, YBP Jaya selalu menginginkan anak-anak di kota Jakarta untuk memiliki kesehatan gizi yang baik, memberikan lingkungan yg baik, melalui pendidikan jiwa dan rasa tersebut. Hal ini dilakukan untuk menjadikan siswa dan warga Jakarta lebih sehat dan lebih baik lagi. [PR/H-15]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN