SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 17 Mei 2012
Pencarian Arsip

Seorang Warga Jakarta Dipastikan Meninggal Dunia Karena Flu Burung
Selasa, 10 Januari 2012 | 15:02

Ilustrasi-flu burung Ilustrasi-flu burung

[JAKARTA] Seorang pria berusia 24 tahun, yang meninggal akhir pekan lalu di Jakarta, dipastikan karena virus flu burung.

"Hasil tes laboratorium menunjukkan pria itu positif terkena flu burung," kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Tjandra Yoga Aditama di Jakarta, baru-baru ini.

Tjandra mengatakan, pria itu terkena virus H5N1 yang ditularkan melalui unggas peliharaan di sekitar rumah. "Kami mengambil sampel dari unggas di sekitar rumah korban, dan memeriksa apakah itu terkena virus atau tidak," katanya.

Pria itu meninggal Sabtu (7/1) lalu, setelah ditolak rumah sakit rujukan untuk flu burung di Jakarta. Dua rumah sakit yang sebelumnya melakukan pemeriksaan menyatakan pria itu mengalami infeksi pencernaan dan demam berdarah. Pria itu akhirnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit lain.

Kementerian Kesehatan menyatakan, telah memeriksa unggas dan orang yang pernah melakukan kontak dengan korban, dan memberikan tamiflu untuk mencegah penularan virus H5N1.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga bekerja sama dengan pihak terkait, antara lain Kementerian Pertanian, dan Dinas Kelautan dan Perikanan DKI Jakarta, untuk mencegah penyebaran virus flu burung.  Laki-laki asal Jakarta Utara ini, merupakan korban meninggal akibat flu burung pertama di Indonesia dan ketiga di dunia tahun 2012. 

"Sebelumnya ada korban meninggal di Cina dan Mesir, laporan dari Indonesia ini yang ketiga," kata Tjandra.

Tahun 2011, jumlah pasien yang terkena flu burung di Indonesia menurun 11 orang dari 60 kasus di dunia.  Sedangkan korban meninggal tercatat sembilan orang, termasuk dua balita di Bali. Korban flu burung di Indonesia antara 2003-2011 terbanyak di dunia dengan 150  kematian, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, WHO.

Vietnam menyembelih lebih dari 2.500 ayam pekan ini, setelah beberapa unggas ditemukan mati di sebuah peternakan di Delta Mekong. Virus flu burung menyebar dari unggas ke manusia melalui kontak langsung. Namun para pakar khawatir virus akan bermutasi, sehingga penularan antar manusia lebih cepat dengan potensi pandemi yang dapat menewaskan jutaan orang. [BBC/L-8]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN