SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 23 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Seorang Biarawan Buddha Tibet Bakar Diri
Rabu, 26 Oktober 2011 | 8:55

Aksi protes biarawan Tibet. (Foto: AP) Aksi protes biarawan Tibet. (Foto: AP)

[BEIJING] Sebuah Kelompok Pejuang Hak Asasi Manusia asal Inggris mengatakan, seorang biarawan Buddha Tibet membakar dirinya sendiri guna menentang kekuasaan Tiongkok di wilayah Himalaya. Ini adalah aksi ke-10 dari para biarawan Buddha Tibet pada tahun ini.

Kelompk bernama Free Tibet yang berbasis di London dalam pernyataannya mengatakan bahwa biarawan itu membakar dirinya pada Selasa (25/10) pagi di luar biara Tibet di wilayah barat laut prefektur Ganzi, Provinsi Sichuan. Kelompok itu tidak mengkonfirmasi nama dan umur sang biarawan. Begitupun kondisinya pasca aksi tersebut.

Sejak Maret lalu sedikitnya sembilan biarawan Buddha Tibet berumur belasan dan 20-an tahun melakukan aksi membakar diri. Lima atau lebih dari mereka meninggal karena luka bakar. Salah satunya terjadi di Aba, sebuah kota di Sichuan dekat dengan Tibet yang menjadi pusat sejumlah aksi protes.

Para pemerotes itu dipimpin oleh biarawan Buddha yang loyal kepada pemimpin Buddha di pengasingan, Dalai Lama, yang meninggalkan wilayah Himalaya pada 1959 karena menentang Beijing dan Pemerintah Komunis Tiongkok. Dalai Lama adalah pemimpin agama dan pemerintah Tibet di pengasingan. Tetapi beberapa saat terakhir, pemimpin pemerintahan Tibet di pengasingan diserahkan kepada orang lain. Dalai Lama kini hanya menjadi pemimpin agama Buddha Tibet.

Pemerintah Tiongkok mengecam aksi pembakaran diri tersebut. Menurut juru bicara Kementeri Luar Negeri Tiongkok Jiang Yu, ini adalah aksi kekerasan dan terorisme.

Sementara seorang perempuan di Biro Keamanan Publik Ganzi saat ditelepon mengatakan bahwa dia tidak tahu ada aksi seperti itu sambil mematikan telepon. Sedangkan seorang pria di Biara Ganzi saat dihububungi melalui telepon mengaku tidak tahu kejadian tersebut. "Maaf," ujarnya singkat saat ditanya tentang kejadian tersebut sambil mematikan telepon. [AP/A-21]

 




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»