SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 20 Mei 2013
Pencarian Arsip

Sebanyak 90.000 Orang Terdeteksi Memiliki E-KTP Ganda
Selasa, 1 Mei 2012 | 15:32

Ilustrasi Ilustrasi

[JAKARTA] Proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik atau electronic KTP (E-KTP) belum juga selesai dibuat. Pemerintah masih mengejar penyelesaian proyek tersebut hingga Desember 2012 dengan target 172 juta. Namun di tengah pengerjaan proyek tersebut, sudah ada oknum yang ingin menggandakan kepemilikan E-KTP.

Data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menemukan sebanyak 90.000 orang terdeteksi memiliki E-KTP ganda. Data itu terdeteksi setelah Kemendagri merrekam sebanyak 67 juta E-KTP sepanjang Oktober 2011 hingga April 2012.

"Ada foto, sidik jari dan iris mata yang mengamankan perekaman data kita dari upaya penggandaan. Begitu seseorang ingin menggandakan langsung terdeteksi. Karena tidak mungkin orang merubah sidik jari dan iris mata," kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Irman di Jakarta, Selasa (1/5).

Ia menjelaskan orang menggandakan KTP kemungkinan karena yang bersangkutan khawatir urusan kepemilikan tanah dan rumahnya akan sulit karena selama ini rumah dan tanahnya tercatat dalam KTP yang berbeda.

"Misalnya kepemilikan rumahnya pakai KTP Bekasi, tapi tanahnya pakai KTP DKI Jaya. Mereka takut kalau urusan jadi sulit kalau KTP-nya satu saja. Makanya mereka mencoba-coba, tetapi ketahuan," ujarnya.

Sementara Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan sebanyak 10 daerah tak lampau target pendataan E-KTP. Ia menyebut hal tersebut disebkan karena kondisi daeran yang sulit dijangkau, penduduk yang besar, dan daerah yang tidak serius terhadap pelaksanaan E-KTP. [R-14]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN