SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 19 April 2014
Pencarian Arsip

SDM Pariwisata Indonesia Raih Peringkat 2 Asia Tenggara
Senin, 16 April 2012 | 10:34

STP Bandung [istimewa] STP Bandung [istimewa]

[JAKARTA] Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia. Hal itu terkait dengan diraihnya tenaga perhotelan dan para koki Indonesia terbaik kedua di Asia Tenggara setelah Singapura. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pun optimistis SDM Indonesia bisa bersaing di dunia.  

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (BPSD Kemenparekraf) I Gede Pitana sangat yakin terhadap kemajuan SDM di Indonesia. Ia yakin SDM lulusan sekolah tinggi pariwisata di Indonesia bisa mengangkat potensi wisata Indonesia di kancah internasional.  

“SDM kita nomor 35 dari 125 negara di dunia. Di Asia Tenggara kita nomor 2, setelah Singapura,” katanya di Jakarta baru-baru ini.  

Beberapa sekolah tinggi yang bergerak dalam bidang pariwisata di Indonesia yang saat ini sudah mulai mengembangkan sayapnya di tingkat internasional. Namun, ada dua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) yang berhasil mendapat sertifikasi tingkat internasional.  

“Di Asia Pasifik, hanya 16 yang dapat sertifikasi, termasuk STP Bandung dan STP Bali,” ujar Pitana.  

Untuk level SDM sendiri, Indonesia memiliki tingkat yang cukup membanggakan. Lulusan dari sekolah tinggi pariwisata di Indonesia sudah unggul di kawasan Asean. Untuk tingkat dunia akan segara menyusul. Pentingnya kerja sama dengan pihak luar, seperti universitas di luar negeri. Hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM di Indonesia.  

“Bandung sudah hampir pasti bekerja sama dengan universitas di Inggris (Leeds Met University-red). Nantinya mahasiswa kita sudah bisa mendapatkan dua gelar sekaligus dalam waktu hanya 15 bulan,” ucap Pitana.  

Untuk mendukung pengembangan SDM pariwisata, pemerintah daerah harus ikut membantu. BPSD juga berupaya mengembangkan kualitas SDM dalam pemerintah daerah dalam koridor otonomi daerah.  

“Kami sudah mulai untuk mengembangkan SDM pemerintah daerah. Semenjak otonomi daerah diberlakukan, khususnya daerah terpencil. Langkah ini belum pernah dilakukan,” ungkapnya.  

Dijelaskan struktur organisasi di bawah BPSD Parekaf ada Seketaris Badan, tapi yang terpenting STP Bandung, STP Bali, Akademi Pariwisata  Medan dan Akademi Pariwisata  Makassar.  

Kegiatan yang dilaksanakan antara lain yaitu pembentukan Indonesia culinary research center, penyelenggara Asia Tourism Movie  Compention (TMC) tahun 2012, pelaksanan Jambore Pariwisata Indonesia tahun 2012, Job Fair pada tanggal 17 sampai dengan 18 April 2012 di Kampus STP Nusa Dua Bali, Wisuda XVIIU pada tanggal 20 April. 2012 di BICC the Westin, Nusa Dua Bali dan Penelitian daya saing detinasi unggulan kepariwisataan Indonesia. [H-15]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN