SDM Pariwisata Indonesia Raih Peringkat 2 Asia Tenggara
Senin, 16 April 2012 | 10:34
STP Bandung [istimewa] [JAKARTA]
Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia.
Hal itu terkait dengan diraihnya tenaga perhotelan dan para koki Indonesia
terbaik kedua di Asia Tenggara setelah Singapura. Kementerian Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pun optimistis SDM Indonesia bisa bersaing di
dunia.
Kepala
Badan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (BPSD
Kemenparekraf) I Gede Pitana sangat yakin terhadap kemajuan SDM di Indonesia.
Ia yakin SDM lulusan sekolah tinggi pariwisata di Indonesia bisa mengangkat
potensi wisata Indonesia di kancah internasional.
“SDM
kita nomor 35 dari 125 negara di dunia. Di Asia Tenggara kita nomor 2, setelah
Singapura,” katanya di Jakarta baru-baru ini.
Beberapa
sekolah tinggi yang bergerak dalam bidang pariwisata di Indonesia yang saat ini
sudah mulai mengembangkan sayapnya di tingkat internasional. Namun, ada dua
Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) yang berhasil mendapat sertifikasi tingkat
internasional.
“Di
Asia Pasifik, hanya 16 yang dapat sertifikasi, termasuk STP Bandung dan STP
Bali,” ujar Pitana.
Untuk
level SDM sendiri, Indonesia memiliki tingkat yang cukup membanggakan. Lulusan
dari sekolah tinggi pariwisata di Indonesia sudah unggul di kawasan Asean.
Untuk tingkat dunia akan segara menyusul. Pentingnya kerja sama dengan pihak
luar, seperti universitas di luar negeri. Hal tersebut diharapkan mampu
meningkatkan kualitas SDM di Indonesia.
“Bandung
sudah hampir pasti bekerja sama dengan universitas di Inggris (Leeds Met
University-red). Nantinya mahasiswa kita sudah bisa mendapatkan dua gelar
sekaligus dalam waktu hanya 15 bulan,” ucap Pitana.
Untuk
mendukung pengembangan SDM pariwisata, pemerintah daerah harus ikut membantu.
BPSD juga berupaya mengembangkan kualitas SDM dalam pemerintah daerah dalam
koridor otonomi daerah.
“Kami
sudah mulai untuk mengembangkan SDM pemerintah daerah. Semenjak otonomi daerah
diberlakukan, khususnya daerah terpencil. Langkah ini belum pernah dilakukan,”
ungkapnya.
Dijelaskan
struktur organisasi di bawah BPSD Parekaf ada Seketaris Badan, tapi yang
terpenting STP Bandung, STP Bali, Akademi Pariwisata Medan dan Akademi
Pariwisata Makassar.
Kegiatan
yang dilaksanakan antara lain yaitu pembentukan Indonesia culinary research
center, penyelenggara Asia Tourism Movie Compention (TMC) tahun 2012,
pelaksanan Jambore Pariwisata Indonesia tahun 2012, Job Fair pada tanggal 17
sampai dengan 18 April 2012 di Kampus STP Nusa Dua Bali, Wisuda XVIIU pada
tanggal 20 April. 2012 di BICC the Westin, Nusa Dua Bali dan Penelitian daya
saing detinasi unggulan kepariwisataan Indonesia. [H-15]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pesawat Lion JT 0535 Rusak Lagi, Penumpang Kecewa
Aiptu Sitorus Resmi Ditahan Di Rutan Bareskrim
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
BBM Mahal, Eropa Beralih Ke Energi Angin
