SBY: Tindak Tegas Pelaku dan Penggerak Kerusuhan Banten dan Temanggung
Rabu, 9 Februari 2011 | 10:47
Presiden SBY (Foto: Antara) [KUPANG] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan aparat kepolisian untuk melakukan tindakan sekuat tenaga yang dibenarkan oleh hukum, undang-undang, dan dibenarkan demokrasi untuk mencegah masalah aksi kekerasan seperti yang terjadi di Banten dan Temanggung dalam waktu yang berdekatan.
SBY menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada acara Hari Pers Nasional di Kupang, Rabu (9/2). “Terhadap apa yang terjadi di Banten dan Temanggung, saya nilai, setelah saya ikuti semuanya, saya menyimpulkan sesungguhnya kita bisa mencegah kejadian seperti itu,” ujarnya.
Menurut SBY, aksi kekerasan atas nama agama di Banten dan Temanggung bisa dicegah bila jika semua pihak sungguh-sungguh mau menjaga kerukunan bergama. “Bukan hanya di bibir tetapi juga dalam tindakan serta ada bimbingan dan pimpinan para tokoh agama dan tokoh masyarakat,” lanjut SBY.
Aksi kekerasan atas nama agama juga bisa dicegah jika para pemimpin daerah, terutama di tingkat desa, kecamatan, dan bupati/kota berperan efektif dan optimal. Pasalnya, merekalah yang mengikuti dan mengetahui kehidupan masyarakat sehari-hari. Selain itu, aparat keamanan dan komando teritorial cakap mengantisipasi dan bertindak cepat mencegah aksi-aksi seperti yang terjadi di Banten dan Temanggung.
Kepada aparat kepolisian, Presiden SBY meminta supaya mengambil tindakan yang tegas dan memberi sanksi yang setimpal kepada para pelaku dan penggerak aksi kekerasan yang terjadi di Banten dan Temanggung itu.
“Kita prihatin dengan terjadinya aksi kekerasan inter dan antar beragama di Banten dan Temanggung dalam rentang waktu yang begitu dekat,” ucap Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu. [A-21]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
Terlibat Politik Uang, Istri Gubernur NTT Terancam Pidana
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Gadis Remaja Diperkosa 5 Anggota Geng Motor
