SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 19 Mei 2013
Pencarian Arsip

SBY Terkesan Partisipasi Umat Kristiani di MTQ Nasional
Sabtu, 9 Juni 2012 | 8:17

Ilustrasi MTQ tingkat nasional [google] Ilustrasi MTQ tingkat nasional [google]

[AMBON] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkesan karena umat Kristen dan Katolik terlibat penuh mempersiapkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXIV.

SBY mengatakan, toleransi umat beragama telah ditunjukkan oleh masyarakat Ambon yang majemuk dari laporan yang diterimanya. “Pelaksanaan MTQ ini adalah hasil gotongroyong seluruh umat beragama, saya bangga dan ini menunjukkan kehidupan antar umat beragama di kota Ambon semakin baik dan semakin harmonis,” ujarnya ketika membuka MTQ Nasional ke-XXIV di Lapangan Merdeka Ambon, Jumat (8/6) malam.

Kerukunan, kebersamaan dan kearifan lokal tambah SBY dari tradisi budaya pela gandong jadi perekat perdamaian masyarakat Ambon. Perdamaian telah menjadi simbol internasional  yang terpancar dari kota Ambon setelah dipancangkan gong perdamaian dunia. SBY dijadwalkan tiba di Ambon Jumat (8/6) siang sekaligus meresmikan patung Pahlawan Nasional Dr.Johanes Leimena di desa Poka Kecamatan Teluk Ambon kota Ambon, namun arena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan mengakibatkan pesawat yang ditumpangi Sby dan rombongan harus mendarat di Makassar dan baru terbang lagi ke Ambon setelag cuaca kembali membaik.

“Saya tetap bertekad ke Ambon walaupun cuaca buruk.  Saya dan rombongan berdoa dan berzikir agar dierikan cuaca yang baik dan pesawat bisa mendarat di Ambon,” ujarnya.

Memperhatikan Umat agama non Muslim mendukung penuh MTQ dirinya mengaku  sangat terharu dan mohon kepada Allah semoga niat baik saudara-saudara di Ambon tanah Maluku mendapatkan ridhonya. 

Kota Ambon adalah pusat peradaban dan pusat pertubuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia. Dengan MTQ kita tingkatkan kualitas kehidupan beragama di Indonesia adalah tema yang tepat untuk mengingatkan kepada kita tentang kualitas kehidupan beragama sekaligus kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita ingin mewujudka kehidupan berbangsa dan bernegara   yang juga ditopang nilai-nilai unversal hikmat sebagaimana nilai-nilai agama lainnya. Nilai sosial solidaritas dan toleransi. Kita ingin memperkokoh nilai-nilai universal itu sebagai landasan dan model semangat toleransi,”  kata SBY.

Di mata dunia, Indonesia mampu menjaga persatuan dan harmoni di tengah keragaman dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Sejalan dengan tema MTQ nasional maka peningkatan berkualitas kehidupan beragama kita menjadi penting. Dengan kualitas kehidupan beragama yang baik kita dapat wujudkan masyarakat yang berakhlak mulia,beretika, berbudaa dan bergama. Kita juga dapat memperkuat jati diri dan karakter bangsa melalui nilai-nilai keagamaan.

Sementara itu Menteri Agama Republik Indonesia (RI) Suryadharma Ali mengatakan, MTQ bukan saja wadah untuk mencari juara tapi juga lebih jauh menjadi wahana pendidikan bagi generasi muda untuk semakin dekat dengan Al-Quran. MTQ adalah kegiatan yang mengandung dakwah sehingga selalu meningkatkan semangat kehilafan dan sportifitas dalam melaksanakannya. [156]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN