SBY Terkesan Partisipasi Umat Kristiani di MTQ Nasional
Sabtu, 9 Juni 2012 | 8:17
Ilustrasi MTQ tingkat nasional [google] [AMBON] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkesan karena umat Kristen dan Katolik terlibat penuh mempersiapkan
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXIV.
SBY mengatakan, toleransi umat beragama telah ditunjukkan oleh masyarakat Ambon yang majemuk dari laporan yang diterimanya.
“Pelaksanaan
MTQ ini adalah hasil gotongroyong seluruh umat beragama, saya bangga
dan ini menunjukkan kehidupan antar umat beragama di kota Ambon semakin
baik dan semakin harmonis,” ujarnya
ketika membuka MTQ Nasional ke-XXIV di Lapangan Merdeka Ambon, Jumat
(8/6) malam.
Kerukunan,
kebersamaan dan kearifan lokal tambah SBY dari tradisi budaya pela
gandong jadi perekat perdamaian masyarakat Ambon. Perdamaian telah
menjadi simbol internasional yang terpancar
dari kota Ambon setelah dipancangkan gong perdamaian dunia.
SBY
dijadwalkan tiba di Ambon Jumat (8/6) siang sekaligus meresmikan patung
Pahlawan Nasional Dr.Johanes Leimena di desa Poka Kecamatan Teluk Ambon
kota Ambon, namun arena kondisi cuaca yang
tidak memungkinkan mengakibatkan pesawat yang ditumpangi Sby dan
rombongan harus mendarat di Makassar dan baru terbang lagi ke Ambon
setelag cuaca kembali membaik.
“Saya
tetap bertekad ke Ambon walaupun cuaca buruk. Saya dan rombongan
berdoa dan berzikir agar dierikan cuaca yang baik dan pesawat bisa
mendarat di Ambon,” ujarnya.
Memperhatikan Umat agama non Muslim mendukung penuh MTQ dirinya mengaku sangat
terharu dan mohon kepada Allah semoga niat baik saudara-saudara di Ambon
tanah Maluku mendapatkan ridhonya.
Kota
Ambon adalah pusat peradaban dan pusat pertubuhan ekonomi di kawasan
timur Indonesia. Dengan MTQ kita tingkatkan kualitas kehidupan beragama
di Indonesia adalah tema yang tepat untuk mengingatkan
kepada kita tentang kualitas kehidupan beragama sekaligus kualitas
kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kita
ingin mewujudka kehidupan berbangsa dan bernegara yang juga ditopang
nilai-nilai unversal hikmat sebagaimana nilai-nilai agama lainnya. Nilai
sosial solidaritas dan toleransi. Kita
ingin memperkokoh nilai-nilai universal itu sebagai landasan dan model
semangat toleransi,” kata SBY.
Di
mata dunia, Indonesia mampu menjaga persatuan dan harmoni di tengah
keragaman dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Sejalan dengan tema MTQ
nasional maka peningkatan berkualitas kehidupan beragama
kita menjadi penting. Dengan kualitas kehidupan beragama yang baik kita
dapat wujudkan masyarakat yang berakhlak mulia,beretika, berbudaa dan
bergama. Kita juga dapat memperkuat jati diri dan karakter bangsa
melalui nilai-nilai keagamaan.
Sementara
itu Menteri Agama Republik Indonesia (RI) Suryadharma Ali mengatakan,
MTQ bukan saja wadah untuk mencari juara tapi juga lebih jauh menjadi
wahana pendidikan bagi generasi muda untuk
semakin dekat dengan Al-Quran. MTQ adalah kegiatan yang mengandung
dakwah sehingga selalu meningkatkan semangat kehilafan dan sportifitas
dalam melaksanakannya. [156]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Fathanah Perkenalkan Satu Lagi Istilah Korupsi
Kayak Menteri Saja, Luthfi Hasan Janjikan Penambahan Kuota Impor Sapi
Dilaporkan Ke KPK, Bibit Waluyo Tanggapi Santai
Luthfi: Swasembada Itu Ancam Ketahanan Daging
Eyang Subur Diperiksa Terkait Pencemaran Nama Baik
Dijamin Tak Ada Penggusuran, Warga Akhirnya Buka Jalan
Presiden PKS Akui Ketemu Direktur PT Indoguna
Lapan Luncurkan Roket Pembawa Satelit Di Morotai
