SBY Sampaikan Simpati pada Korban Perkosaan Angkot M-26
Jumat, 16 Desember 2011 | 13:08
Linda Agum Gumelar [google] [JAKARTA] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan rasa simpati kepada RS
(36) seorang tukang sayur yang menjadi korban perkosaan dalam angkutan umum
M-26 jurusan Bekasi - Kampung Melayu.
"Presiden menyampaikan rasa simpati kepada korban perkosaan di dalam
angkot," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda
Amalia Sari Gumelar usai mendatangi RS di Rumah Sakit Polri dr Soekanto,Kramat
Jati,Jakarta Timur, Jumat (16/12).
Linda menjelaskan, kedatangannya selain melihat langsung kondisi korban
perkosaan juga ingin menyampaikan rasa simpati Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono.
"Saya datang kesini untuk mewakili pemerintah sekaligus memberikan
semangat kepada korban agar bisa segera pulih khususnya dari rasa trauma,"
katanya.
Linda menjelaskan, dengan adanya perhatian khusus dari Kepala Negara terkait
hal tersebut diharapkan pihak kepolisian dapat segera memproses para pelaku
secara hukum.
"Kasus ini harus segera diproses secara hukum agar bisa memberikan efek
jera kepada para pelaku sehingga kejadian seperti ini tidak lagi
terulang," katanya.
Linda juga mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah
daerah terkait dengan biaya pengobatan korban perkosaan.
Sementara itu, kejadian tersebut terjadi saat korban hendak pergi ke Pasar
Kemiri Muka, Beji, Depok, Jawa Barat, dari kediamannya di kawasan Pancoran Mas,
Depok, Jawa Barat.
Dari dekat kediamannya, ia menumpangi angkot M-26 jurusan Kampung Melayu -
Bekasi.
Untuk menuju Kampung Melayu, angkot tersebut biasanya melewati Pasar Kemiri
Muka.
Meskipun saat itu angkot yang ia tumpangi sudah ada beberapa orang laki-laki di
dalamnya, RS tidak menaruh curiga.
Tidak lama kemudian, seorang laki-laki menodongkan senjata tajam ke korban dan
sang supir pun membelokkan kendaraan ke arah Cilodong, yang melewati Jalan Raya
Bogor. Lalu, terakhir supir membawa korban ke kawasan Cikeas, Cibubur, Jawa
Barat.
Di dalam angkot korban diperkosa dan harta bendanya dirampas lalu dibuang di
kawasan Cikeas, Jawa Barat, hingga akhirnya ditemukan warga, lalu diselamatkan
oleh petugas kepolisian. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Penghitungan KPU NTT, Frenly Masih Memimpin
Pimpinan KPK Sindir Sikap Kader PKS
KPK Dalami Aliran Dana ke Anis Matta
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Fathanah Mulai Sebut Nama Presiden PKS Anis Matta
Wanita-Wanita Cantik Merusak Citra PKS Sebagai Partai Agama
