SBY: Pemerintah Sedang Mediasi Kasus GKI Yasmin
Rabu, 15 Februari 2012 | 11:30
Presiden SBY [google] [JAKARTA] Presiden
Susilo Bambang Yudhyono (SBY) mengemukkan pemerintah masih mengupayakan mediasi
atas kasus Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin di Bogor. Pemerintah mencoba
mencari jalan ke luar atas kasus itu sehingga tidak berlarut-larut.
"Saya dorong
gubernur, walikota, dan para menteri terkait untuk temukan solusi. Penyelesaian
dari segi hukum tetap dilakukan, tetapi kami memandang tidak cukup hanya dengan
penyelesaian hukum. Penyelesaian lain dengan mediasi sedang kami lakukan,"
kata SBY saat berbicara di depan para duta besar dan perwakilan negara asing di
Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (15/2).
Ia menegaskan
pihaknya menjamin kebebasan beragama dan beribadah kepada semua warga negara,
termasuk ke jemaat GKI Yasmin. Pemerintah masih tetap memberi ruang atau tempat
kepada jemaat GKI Yasmin, tetapi perlu dilihat masalah izin pendirian rumah
ibadat dan tanggapan terhadap rakyat sekitarnya. Dua hal itu disebutnya yang
masih perlu diselesaikan lewat mediasi.
Sebelumnya, pada
acara silaturahim dengan wartawan Istana Kepresidenan di Istana Negara,
Jakarta, Senin (13/2) malam, SBY memerintahkan kepada pemerintah daerah (Pemda)
Bogor, dalam hal ini Walikota Bogor Diani Budiarto dan Gubernur Jawa Barat
Ahmad Heryawan untuk menawarkan opsi atas penyelesaian kasus GKI Yasmin.
Menurutnya, Pemda
Bogor adalah sosok yang paling tepat untuk menuntaskan kasus yang terjadi sejak
tahun 2002 itu. ”Saya sangat peduli pada masalah itu. Saya mengikuti, namun
saya tidak setiap saat mengeluarkan statement karena merekalah (Pemda Bogor)
yang didepan yang seharusnya menangani, menenangkan, dan memberikan penjelasan
kepada masyarakat apa yang sedang terjadi di daerah itu,” ujar SBY.
Seperti diketahui,
jemaat GKI Yasmin belum juga bisa melaksanakan haknya untuk beribadat. Padahal
sudah ada keputusan Mahkamah Agung (MA) yang melegalkan keberadaan gereja
tersebut.
SBY juga meminta
kementerian yang terkait untuk membantu proses penyelesaiannya. ”Saya serahkan
kepada walikota beserta gubernur Jawa Barat dan dibantu beberapa menteri untuk
menyelesaikan masalah itu,” ujarnya.
Sementara, Menteri
Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan
walikota Bogor, gubernur Jawa Barat, ormas-ormas Islam, dan GKI Yasmin untuk
duduk bersama menyelesaikan kasus ini. Di mana, ada opsi yang ditawarkan kepada
GKI Yasmin atas masalah ini.
Salah satunya, Pemda
Bogor mencarikan lahan baru untuk jemaat GKI Yasmin dan mengeluarkan izinnya
untuk mendirikan tempat ibadah. Pemerintah juga akan memberikan lahan GKI
Yasmin yang lama, asalkan lahan itu tidak digunakan sebagai tempat beribadah.
“Pemda Bogor sudah siap untuk itu, ada empat tempat yang kita sediakan sebagai
tawaran,” ucapnya. [R-14]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Ada Oknum Komisi I DPR RI Yang Nikmati Uang Sukhoi Yang Jatuh di Gunung Salak
Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Ditemukan dalam Kondisi Baik
Fahri: KPK Gagal Berantas Korupsi Sistemik
Invitasi Bolabasket Alumni SMA se-Jakarta
Biayanya Mahal, Jokowi Tak Akan Pasang Iklan
Pastikan Semua Jenazah Terevakuasi, Tim SAR Sapu Lokasi Jatuhnya Sukhoi
KPK Perpanjang Masa Tahanan Angie
Jokowi Terima Penghargaan TPID Terbaik
Kader Demokrat Masih Juga Menganggap Ani Yudhoyono Layak Jadi Capres
Ketua Umum PGI: Sosialisasikan 4 Pilar Bangsa ke Para Pemimpin Bangsa
