SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 19 Mei 2013
Pencarian Arsip

SBY Minta Korut Bisa Jaga Perdamaian dan Pertumbuhan Ekonomi Asia
Selasa, 15 Mei 2012 | 11:27

Kim Yong Nam [dailymail] Kim Yong Nam [dailymail]

[JAKARTA]  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengharapkan Indonesia dan Korea Utara dapat saling memberikan sumbangan bagi perdamaian dan juga pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia.

Presiden Yudhoyono saat mengawali pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Demokratik Rakyat Korea Kim Yong Nam di Istana Merdeka Jakarta, Selasa juga mengatakan hubungan kedua negara yang sudah terjalin dengan baik bisa ditingkatkan.

"Kami sangat senang dan dapat kehormatan atas kunjungan kembali ke Indonesia. Hubungan kita baik, memiliki sejarah yang panjang. Kunjungan Yang Mulia kali ini jadi tonggak sejarah baru untuk peningkatan kerja sama dan kemitraan kedua negara di masa mendatang," tegas Presiden.

Presiden menambahkan,"saya ingin dengar (masukan dari Yang Mulia-red) apa yang kita dapat lakukan untuk memastikan kawasan dunia, kawasan Asia Pasifik ini jadi kawasan yang damai, kemudian juga semakin tumbuh".

Presiden Yudhoyono Selasa pagi di Istana Merdeka Jakarta menerima kunjungan kehormatan Presiden Kim Yong Nam.

Presiden Korut tiba di Istana Merdeka pukul 10.00 WIB disambut oleh Presiden Yudhoyono dan langsung mengikuti upacara kehormatan.

Presiden Korea Utara melakukan kunjungan ke Indonesia sejak 13 Mei hingga 16 Mei 2012, kunjungan tersebut memenuhi undangan Presiden Yudhoyono sebelumnya.

Bagi Presiden Kim Yong Nam, kunjungan ke Indonesia ini merupakan yang ketiga kalinya dalam kapasitas sebagai Presiden RDRK. Dalam kunjungan kali ini, didampingi oleh tiga orang anggota delegasi setingkat menteri. Selama di Indonesia, Presiden Kim Yong Nam selain melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Yudhoyono juga akan mengikuti jamuan santap malam kenegaraan.

Presiden Kim Yong Nam telah dijadwalkan pula untuk bertemu dengan Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua DPR Marzuki Alie, dan Wakil Presiden Boediono.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden bidang hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengatakan pertemuan Yudhoyono dengan Presiden Kim Yong Nam akan menjadi kesempatan baik bagi kedua negara untuk mempererat persahabatan kedua bangsa. Selain membahas langkah-langkah untuk memperkuat kerja sama bilateral, kesempatan pertemuan bilateral Yudhoyono dengan Presiden Kim Yong Nam akan dimanfaatkan untuk membahas masalah geopolitik di kawasan.

Saat menyambut kedatangan Presiden Korea Utara, Presiden Yudhoyono didampingi oleh sejumlah menteri antara lain tiga menko, Menperin MS Hidayat, Mendag Gita Wirjawan, Menlu Marty Natalegawa, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dan sejumlah pejabat lainnya. [Ant/L-9]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN