SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Mei 2013
Pencarian Arsip

SBY Klaim Terbuka Soal Keppres Wamen
Kamis, 7 Juni 2012 | 14:35

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) [Antara] Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) [Antara]

[JAKARTA] Dalam menyusun keputusan presiden (Keppres) terkait dengan pengangkatan wakkil menteri (wamen), Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengklaim Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selalu terbuka dalam menerima saran atau masukan.

"Presiden senantiasa menerima masukan dari manapun, dari berbagai kalangan. Baik diminta ataupun tidak. Jadi, kalau ada suatu masukan dari lembaga, organisasi, dipersilakan. Karena presiden terbuka, terbuka terhadap semua masukan apalagi berupa masukan dan rekomendasi yang memberikan manfaat bagi kelancaran sistem pemerintahan," katanya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (7/6).

Adapun, Keppres wamen saat ini masih dipelajari dengan mempertimbangkan aspek kehati-hatian. Sehingga, diharapkan tak ada multitafsir baru dalam hal ini.

Terkait desakan pemberhentian sementara wamen, Julian mengembalikan hal itu kepada amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, meski dalam putusan itu disebutkan bahwa Keppres perlu diperbaharui, namun sebetulnya tidak ada masalah dengan status wamen saat ini. "Mereka (wamen) menjalankan tugas sebagaimana biasa. Sampai ada pembaruan Keppres," tambah dia.

Soal tafsiran Mantan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Yusril Ihza Mahendra yang berpandangan bahwa 20 wamen harus diberhentikan dahulu lalu dimasukkan dalam kabinet, dia pun menilai, hal itu harus dikembalikan pada konstitusionalitas hak presiden mengingat yang mengangkat menteri dan wamen itu presiden. "Kita belum sampai kesana (masuk kabinet, Red) karena ini masih dirumuskan penjelasan pasal 10 UU 39/2008 dicabut. Nanti kita lihat posisi para wamen itu masuk dalam anggota kabinet atau bagaimana. Yang pasti sekarang tidak dibatasi pejabat karir," jelas Julian.

Sementara saat ditanya kapan Keppres ini akan keluar, Julian berharap publik bisa sabar. "Nanti kita lihatlah. Nanti kan akan diketahui," jawabnya saat ditanya wartawan apakah Keppresnya akan keluar di Juni ini. [O-2]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN