SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 22 Agustus 2014
Pencarian Arsip

MotoGP

Rossi Pilih Menggunakan Sasis Lama Ketimbang yang Baru
Rabu, 8 Mei 2013 | 15:26

Valentino Rossi tengah menguji sasis motor baru di Sirkuit Jerez [google] Valentino Rossi tengah menguji sasis motor baru di Sirkuit Jerez [google]

[JEREZ] Valentino Rossi akan terus menggunakan sasis standar di motor Yamaha YZR-M1 yang telah dipergunakannya dalam tiga balapan awal di MotoGP musim 2013. Penyebabnya, ia gagal menemukan keunggulan pada rangka motor yang terbaru yang diujicoba di Sirkuit Jerez, Spanyol awal pekan ini.  

Rossi menguji spesifikasi frame 2013 terkini di bawah kondisi panas di lintasan Jerez. Pembalap berusia 34 ini hanya mampu meraih tercepat kelima dalam tes resmi satu hari itu.   Juara dunia sembilan kali ini mencatatkan waktu terbaik 1menit,39,397 detik dan tertinggal 0,573 detik di belakang Marc Marquez yang memacu motor Honda RC213V.  

Dengan hasil itu, ia memilih tetap memakai sasis sebelumnya yang membawanya meraih posisi dua podium, enam dan empat di tiga balapan musim ini.   “Saya telah mencoba sasis ini pada Maret lalu dengan kondisi cuaca buruk, namun hasilnya tak luar biasa. Kemudian kami mencoba lagi kemarin dengan sasis baru di bawah kondisi cuaca panas untuk membandingkan dengan rangka yang lama dan kinerjanya pada ban. Memang ada kemajuan untuk bagian depan motor, namun saya mengalami masalah dalam akselerasi. Jadinya saya putuskan untuk tetap menggunakan sasis standar yang telah dipakai dalam tiga balapan”.  

Dengan duo pembalap Repsol Honda meraih posisi 1-2 pada balapan di Texas dan Jerez, baik Rossi maupun rekan setimnya Jorge Lorenzo mulai menekan para teknisi motor Jepang dari  pabrikan berlambang garpu tala ini untuk segera melakukan peningkatan pada pacuan YZR-M1.   

Ketika ditanya wartawan apa titik lemah dari pacuan M1, Rossi mengaku faktor ketahanan ban, dan satu hal lagi yang vital adalah pengembangan girboks dengan system pergantian gigi tanpa jeda (seamless shift gearbox).  

Yamaha memang berada dalam tekanan untuk memberikan girboks yang bisa mengganti gigi dengan mulus demi meningkatkan kestabilan dalam akselerasi juga perpindahan ke gigi tinggi.  

Sebaliknya Honda telah menggunakan system pergantian gigi tanpa jeda ini sejak 2011 lalu. “Saya rasa kunci untuk mendapatkan peningkatan kinerja ban adalah dengan memodifikasi motor untuk mengurangi faktor tekanan pada ban. Sistem girboks juga merupakan isu yang penting. Saya harap Yamaha mau bekerja untuk mendatangkannya sesegera mungkin,” ungkap Rossi.  

Staf teknisi Yamaha memang tengah mengembangkan system girboks ini di Jepang. Namun belum ada kabar kapan perangkat ini siap digunakan untuk Lorenzo dan Rossi.  

Bos Yamaha Lin Jarvis mengakui kalau system girboks tanpa jeda ini menjadi salah satu evolusi teknikal yang terpenting dan tengah dalam pengerjaan di Jepang. “Namun kami tak bisa sesegera mungkin mendatangkannya untuk balapan. Karena justru bisa saja terjadi scenario buruk, insiden pada pembalap. Faktanya adalah system girboks ini belu, diuji, kami juga belum tahu daya tahannya,:” tegas Jarvis. [L-9]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»