SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip

Ricky Theodores Bangun 11 Meeting Room APSHCC
Selasa, 10 Juli 2012 | 15:40

Ricky Theodores [istimewa] Ricky Theodores [istimewa]

Bisnis meeting, incentive, convention, and exhibition(MICE) menyumbang Rp46,9 triliun per tahun secara nasional. Bersinarnya bisnisini tak lepas dari faktor infrastruktur penunjang, seperti ruang pertemuan yangmemadai, terutama yang ada didalam hotel.

Bagi General Manager Aston Paramount Serpong Hotel &Conference Center (APSHCC) Ricky Theodores, bisnis melayani kebutuhan pasarlokal di bidang konferensi, perjalanan bisnis, dan liburan yang sedangberkembang di area Serpong, Jakarta Barat, Tangerang, dan daerah sekitarnya,sangat tinggi.

Oleh karena itu, ia mendalami dan mempelajari industri pariwisatayang memiliki pengaruh besar terhadap hotel. Saat ini dunia perhotelan lebihmaju berkembang dari pariwisata itu sendiri, terutama yang berpotensi besar.

”Saya melihat bisnis MICE tahun 2012-2015 semakin melonjaktinggi. Oleh karena itu, ruang pertemuan (meeting room) menjadi industribisnis yang sangat menjanjikan. Maka saya pun mengkonsepnya secara bertahap,” jelaspria yang sudah menggeluti industri perhotelan selama 20 tahun itu beberapawaktu lalu di Serpong.

Saat APSHCC beroperasi 1 November 2010 lalu, hanya ada 4 meetingroom dan 1 ballroom saja (berkapasitas hingga 800 orang). Kini sudahada 11 ruang pertemuan di Aston Paramount Serpong

Ricky berkomitmen untuk memberikan standar internasionalterbaik, pelayanan terbaik dan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan wisatawanbisnis dan delegasi konferensi. Awalnya, tingkat okupansi hotel pun terisi oleh2 pasar yang besar yakni oleh perusahaan sebesar 40 persen dan daripemerintahan 30 persen.

Diakui, kedua pasar itu sering datang untuk mengadakanpertemuan, sehingga tngkat hunian rata-rata pun semakin menaik menjadi 85 dankini mencapai 95 persen. Hal itu terjadi hampir setiap bulannya, karena banyakacara yang berlangsung secara nasional maupun internasional.

APSHCC yang terletak di jalan Boulevard Gading Serpong,Tangerang sebelah Summarecon Mal Serpong (SMS), membangun ruang pertemuankembali hingga 11, karena tingginya permintaan.

Ricky tak menyangka pasar jauh lebih besar dari apa yangbisa diakomodir. Ini terbukti, dari beberapa kali klien yang datang sampaiharus ditolak karena meeting room sudah penuh.

“Permintaan akan ruang rapat di tahun ini melonjak daritahun lalu, apalagi di tahun ini persaingan begitu ketat. Tanpa adanya inovasidan komitmen untuk selalu menjadi yang terbaik maka hotel kami dapat tertinggal,” ungkap laki-laki yang lebih menyukai berwisata di negeri sendiri.

Hanya dengan pelayanan yang terbaik, inovasi serta fasilitasyang lengkap, APSHCC dapat menciptakan delightful moments of heartfeltservice serta mempertahankan sebagai posisi sebagai leading conferencehotel.

Belum lama ini dibuka 3 ruang rapat terbarunya di arealantai lobi yakni Ivory 9, 10 dan 11. Hal ini guna mengakomodir kebutuhanberbisnis yang sangat membanjir saat ini. Sementara untuk Ivory 1-4 lebih kearah bisnis dan Ivory 5-8 lebih ke plug and play yang sudah langsung bisa plugin baik untuk audio maupun video.

Ruang rapat didesain sedemikian rupa, agar tamu tidak bosan.Oleh karena itu konsep meeting room harus memasang strategi dengan tema yangberbeda-beda. Dengan berkonsep lebih kasual, Ivory 9-11 desain interior dibuatlebih santai, namun kesan elegan masih terasa kental.

Kini 11 ruang pertemuan dihadirkan dengan fasilitasterlengkap serta memiliki akses internet tercepat di Tangerang sampai dengan 10Mbps. Hal ini adalah bagian strategi Ricky dengan melakukan visibility studyagar tetap dicintai dan menjadi pilihan para pelanggan loyal.

”Kuncinya, mengubah keunikan menjadi kekuatan. Pola pikirsetiap karyawan pun harus diubah dengan menanamkan visi, misi dan nilai-nilaiinti. Tujuan utama saya, menjadi market leader di kategorinya,” paparnya yangberpengalaman bekerja di hotel Bali dan Thailand.

Untuk saat ini, Aston Paramount Serpong satu-satunya hoteldi kawasan Serpong yang memiliki kapasitas meeting paling besar dan palingfleksibel hingga saat ini. [SP/Hendro Situmorang]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN