Ricky Theodores Bangun 11 Meeting Room APSHCC
Selasa, 10 Juli 2012 | 15:40
Ricky Theodores [istimewa] Bisnis meeting, incentive, convention, and exhibition(MICE) menyumbang
Rp46,9 triliun per tahun secara nasional. Bersinarnya bisnisini tak lepas dari
faktor infrastruktur penunjang, seperti ruang pertemuan yangmemadai, terutama
yang ada didalam hotel.
Bagi General Manager Aston Paramount Serpong Hotel &Conference Center
(APSHCC) Ricky Theodores, bisnis melayani kebutuhan pasarlokal di bidang
konferensi, perjalanan bisnis, dan liburan yang sedangberkembang di area
Serpong, Jakarta Barat, Tangerang, dan daerah sekitarnya,sangat tinggi.
Oleh karena itu, ia mendalami dan mempelajari industri pariwisatayang
memiliki pengaruh besar terhadap hotel. Saat ini dunia perhotelan lebihmaju
berkembang dari pariwisata itu sendiri, terutama yang berpotensi besar.
”Saya melihat bisnis MICE tahun 2012-2015 semakin melonjaktinggi. Oleh
karena itu, ruang pertemuan (meeting room) menjadi industribisnis yang sangat
menjanjikan. Maka saya pun mengkonsepnya secara bertahap,” jelaspria yang sudah
menggeluti industri perhotelan selama 20 tahun itu beberapawaktu lalu di
Serpong.
Saat APSHCC beroperasi 1 November 2010 lalu, hanya ada 4 meetingroom dan 1
ballroom saja (berkapasitas hingga 800 orang). Kini sudahada 11 ruang pertemuan
di Aston Paramount Serpong
Ricky berkomitmen untuk memberikan standar internasionalterbaik, pelayanan
terbaik dan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan wisatawanbisnis dan delegasi
konferensi. Awalnya, tingkat okupansi hotel pun terisi oleh2 pasar yang besar
yakni oleh perusahaan sebesar 40 persen dan daripemerintahan 30 persen.
Diakui, kedua pasar itu sering datang untuk mengadakanpertemuan, sehingga
tngkat hunian rata-rata pun semakin menaik menjadi 85 dankini mencapai 95
persen. Hal itu terjadi hampir setiap bulannya, karena banyakacara yang
berlangsung secara nasional maupun internasional.
APSHCC yang terletak di jalan Boulevard Gading Serpong,Tangerang sebelah
Summarecon Mal Serpong (SMS), membangun ruang pertemuankembali hingga 11,
karena tingginya permintaan.
Ricky tak menyangka pasar jauh lebih besar dari apa yangbisa diakomodir. Ini
terbukti, dari beberapa kali klien yang datang sampaiharus ditolak karena
meeting room sudah penuh.
“Permintaan akan ruang rapat di tahun ini melonjak daritahun lalu, apalagi
di tahun ini persaingan begitu ketat. Tanpa adanya inovasidan komitmen untuk
selalu menjadi yang terbaik maka hotel kami dapat tertinggal,” ungkap laki-laki
yang lebih menyukai berwisata di negeri sendiri.
Hanya dengan pelayanan yang terbaik, inovasi serta fasilitasyang lengkap,
APSHCC dapat menciptakan delightful moments of heartfeltservice serta
mempertahankan sebagai posisi sebagai leading conferencehotel.
Belum lama ini dibuka 3 ruang rapat terbarunya di arealantai lobi yakni
Ivory 9, 10 dan 11. Hal ini guna mengakomodir kebutuhanberbisnis yang sangat
membanjir saat ini. Sementara untuk Ivory 1-4 lebih kearah bisnis dan Ivory 5-8
lebih ke plug and play yang sudah langsung bisa plugin baik untuk audio maupun
video.
Ruang rapat didesain sedemikian rupa, agar tamu tidak bosan.Oleh karena itu
konsep meeting room harus memasang strategi dengan tema yangberbeda-beda.
Dengan berkonsep lebih kasual, Ivory 9-11 desain interior dibuatlebih santai,
namun kesan elegan masih terasa kental.
Kini 11 ruang pertemuan dihadirkan dengan fasilitasterlengkap serta memiliki
akses internet tercepat di Tangerang sampai dengan 10Mbps. Hal ini adalah
bagian strategi Ricky dengan melakukan visibility studyagar tetap dicintai dan
menjadi pilihan para pelanggan loyal.
”Kuncinya, mengubah keunikan menjadi kekuatan. Pola pikirsetiap karyawan pun
harus diubah dengan menanamkan visi, misi dan nilai-nilaiinti. Tujuan utama saya,
menjadi market leader di kategorinya,” paparnya yangberpengalaman bekerja di
hotel Bali dan Thailand.
Untuk saat ini, Aston Paramount Serpong satu-satunya hoteldi kawasan Serpong
yang memiliki kapasitas meeting paling besar dan palingfleksibel hingga saat
ini. [SP/Hendro Situmorang]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Terlibat Politik Uang, Istri Gubernur NTT Terancam Pidana
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Inilah 45 Perempuan Penerima Duit Fathanah
