Sungai Cilemer dan Cilimin Meluap
Ribuan Rumah dan Sawah di Pandeglang Tergenang
Selasa, 29 Maret 2011 | 7:35
Ribuan rumah warga di lima kecamatan di Pandeglang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Cilemer dan Ciliman menyusul hujan lebat mengguyur wilayah itu beberapa hari terakhir ini. [Foto: SP/Laurens Dami]
[PANDEGLANG] Ribuan rumah warga dan sawah di lima kecamatan Kabupaten Pandeglang tergenang air akibat meluapnya Sungai Cilemer dan Ciliman, menyusul hujan lebat yang mengguyur wilayah itu selama beberapa hari terakhir ini. Terdapat 6.762 rumah dan 2.680 hektar sawah yang tergenang air.
Kelima kecamatan itu adalah Kecamatan Picung, Munjul, Patia, Sukaresmi dan Sindangresmi. Selain rumah dan sawah, sejumlah fasilitas umum, serta jalan penghubung antardesa dan antarkecamatan juga terputus diterjang banjir.
Dijelaskan, sebanyak 1.104 rumah warga di Kecamatan Picung terendam banjir dan seluar 175 hektare sawah. Sementara di Kecamatan Munjul sebanyak 1.453 rumah yang terendam, dan 175 hektare sawah. Sedangkan Kecamatan Patia, rumah warga yang terendam banjir sebanyak 1.332 rumah dan 404 hektare sawah.
Sementara di Kecamatan Sukaresmi banjir telah merendam sebanyak 2.282 rumah dan 960 hektare sawah dan di Kecamatan Sindangresmi banjir telah merendam 608 rumah dan 326 hektare sawah.
Tidak hanya itu, arus transportasi di lima kecamatan itu menjadi lumpuh, transportasi warga hanya mengandalkan perahu dengan biaya Rp 10 - Rp20 ribu sekali jalan. Sedangkan untuk mengangkut sepeda motor dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 15 rupiah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Suyadi Wiraatmaja menyatakan, dirinya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pandeglang untuk penanganan korban banjir tersebut dalam bentuk pemberian bantuan kebutuhan pokok dan mendirikan dua unit dapur umum di Kecamatan Patia dan Sukaresmi.
Suyadi juga menyatakan, BPBD Provinsi Banten telah menurunkan para relawan untuk membantu melakukan evakuasi warga yang terkena banjir. “Kami juga masih terus melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Pandeglang untuk memantau kondisi banjir,” katanya. [149]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
SBY Kagum Nonton Film Kolosal ”Sang Kyai”
KPK Telusuri Aliran Dana Ke Elite PKS
Jokowi: Tak Ada Masalah Warga Pluit Pindah
