SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Mei 2013
Pencarian Arsip

Sungai Cilemer dan Cilimin Meluap

Ribuan Rumah dan Sawah di Pandeglang Tergenang
Selasa, 29 Maret 2011 | 7:35

Ribuan rumah warga  di lima kecamatan di Pandeglang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Cilemer dan Ciliman menyusul hujan lebat mengguyur wilayah itu beberapa hari terakhir ini. [Foto: SP/Laurens Dami]

Ribuan rumah warga di lima kecamatan di Pandeglang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Cilemer dan Ciliman menyusul hujan lebat mengguyur wilayah itu beberapa hari terakhir ini. [Foto: SP/Laurens Dami]

[PANDEGLANG] Ribuan rumah warga dan sawah di lima kecamatan Kabupaten Pandeglang tergenang air akibat meluapnya Sungai Cilemer dan Ciliman, menyusul hujan lebat yang mengguyur wilayah itu selama beberapa hari terakhir ini. Terdapat 6.762 rumah dan 2.680 hektar sawah yang tergenang air.

Kelima kecamatan itu adalah Kecamatan Picung, Munjul, Patia, Sukaresmi  dan Sindangresmi. Selain rumah dan sawah, sejumlah  fasilitas umum, serta jalan penghubung antardesa dan antarkecamatan juga terputus diterjang banjir.

Dijelaskan, sebanyak 1.104 rumah warga  di Kecamatan Picung  terendam banjir dan seluar 175 hektare sawah. Sementara di Kecamatan Munjul sebanyak 1.453 rumah yang terendam, dan 175 hektare sawah. Sedangkan Kecamatan Patia,  rumah warga yang terendam banjir sebanyak 1.332 rumah dan 404 hektare sawah.

Sementara di Kecamatan Sukaresmi banjir telah merendam sebanyak 2.282 rumah dan 960 hektare sawah dan di Kecamatan Sindangresmi banjir telah merendam 608 rumah dan 326 hektare sawah.

Tidak hanya itu, arus transportasi di lima kecamatan itu menjadi lumpuh, transportasi warga hanya mengandalkan perahu dengan biaya Rp 10 - Rp20 ribu sekali jalan. Sedangkan untuk mengangkut sepeda motor dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 15 rupiah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Suyadi Wiraatmaja menyatakan, dirinya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pandeglang untuk penanganan korban banjir tersebut dalam bentuk pemberian bantuan kebutuhan pokok dan mendirikan dua unit dapur umum di Kecamatan Patia dan Sukaresmi.

Suyadi juga menyatakan, BPBD Provinsi Banten telah menurunkan para relawan untuk membantu melakukan evakuasi warga yang terkena banjir. “Kami juga masih terus melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Pandeglang untuk memantau kondisi banjir,” katanya. [149]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN