Rayakan Tahun Baru, Sampah di Jaktim Menumpuk 80 Ton
Senin, 2 Januari 2012 | 11:49
Ilustrasi tumpukan sampah [google] [JAKARTA] Kemeriahan pergantian malam tahun baru di Jakarta
Timur (Jaktim) menyisakan tumpukan sampah di berbagai titik di wilayah ini.
Suku Dinas (Sudin) Kebersihan Jakarta Timur tercatat mengumpulkan sampah
sebanyak 360 meter kubik atau sekitar 80 ton.
Jumlah ini lebih sedikit dari tahun sebelumnya yang mencapai
sekitar 570 M3 atau 126,67 Ton. Sampah-sampah ini dibersihkan di jalanan Jaktim
oleh 295 personil dari Sudin Kebersihan, yang dibantu oleh 462 petugas
kebersihan dari pihak swasta yang bekerja mulai dari sekitar pukul 01:00 WIB
hingga pukul 07:00 WIB.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Sudin Kebersihan
Jaktim, Soebiandono mengatakan berkurangnya volume sampah dikarenakan adanya
larangan penggunaan petasan pada malam tahun baru. Hal itu cukup efektif karena
sampah-sampah yang dihasilkan masyarakat kebanyakan sampah bekas kemasan
makanan dan minuman.
“Volume sampah pergantian tahun kali ini lebih ringan karena
tidak ada petasan. Umumnya sampah plastik, kardus, sisa makanan atau minuman,
daun-daunan,” kata Soebiandono, baru-baru ini.
Dipaparkan Soebiandono, tumpukan sampah di Jaktim menyebar
di titik-titik keramaian warga, terutama di sekitar Taman Mini Indonesia Indah,
seperti Jalan TMII, dan Jalan Raya Bogor.
Selain itu, tumpukan sampah pun terdapat di Jalan Jatinegara
Timur, Jl. Pemuda, Jl. Pramuka, Jl. Jendral A. Yani. Jl. DI Panjaitan, Jl. DR.
Soemarno, Jl. Raya Pondok Gede, Jl. RA. Fadillah, Jl. Soetoyo PGC-UKI, Fly Over
(FO) Pasar Rebo, FO Klender, terminal-terminal bus, dan stasiun kereta api.
Sampah-sampah tersebut, selanjutnya diangkut dengan 20 unit
truk sampah, 12 mobil pick up, dan 10 gerobak motor dan dibuang ke
Bantar Gebang, Bekasi. “Kecuali pick up dan germor melaui dipo atau
lokasi pembuangan sampah di wilayah masing-masing,” kata Soebiandono. [FFS/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Terlibat Politik Uang, Istri Gubernur NTT Terancam Pidana
Inilah 45 Perempuan Penerima Duit Fathanah
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Pimpinan KPK Sindir Sikap Kader PKS
KPK Dalami Aliran Dana ke Anis Matta
Fathanah Mulai Sebut Nama Presiden PKS Anis Matta
Kapolda NTT: Tugas Polisi Pengamanan Bukan Hitung Suara!
Uskup Agung Semarang Keberatan Fotonya Digunakan Kampanye Pasangan Hadi-Don
