SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 26 Juli 2014
Pencarian Arsip

Rampok Bersenpi Tewas Ditembak
Rabu, 19 September 2012 | 10:14

Ilustrasi penembakan [google] Ilustrasi penembakan [google]

[BEKASI] Dua dari empat perampok berhasil ditembak mati setelah berusaha meloloskan diri dari sergapan aparat reserse kriminal Polresta Bekasi. Seorang pelaku komplotan Lampung ini, berhasil dilumpuhkan dengan timah panas saat penangkapan di rumah kontrakannya di Kampung Pekopen RT 06/RW 06 Desa Tambun Kecamatan Bekasi Jawa Barat, Minggu (16/9) lalu. Sedangkan satu pelaku lagi, berhasil meloloskan diri dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Dua pelaku yang tewas saat perjalanan menuju rumah sakit Polri Jakarta," ujar Kasat Reskrim Polresta Bekasi, Kompol Dedy Murti Haryadi Selasa (18/9).

Dua pelaku yang tewas yakni Hermansyah (24) dan Yahya Basuki (21). Sedangkan seorang pelaku bernama Adam (29) yang berhasil diringkus, mengalami luka tembak di paha kanan.

Dari hasil operasi ini, petugas mengamankan dua  senjata api (senpi) rakitan beserta 33 peluru kaliber 38 mm, yang digunakan pelaku saat beraksi. Sedangkan barang bukti hasil kejahatan yang berhasil diamankan yakni dua unit sepeda motor.

"Mereka melakukan aksinya sejak tahun 2009. Dan dari pengakuan tersangka, di bulan September saja mereka sudah melakukan aksinya lebih dari 20 kali," papar Dedy.

Puluhan aksi kejahatannya itu dilakukan di wilayah Jabodetabek dengan menggunakan senpi rakitan dan tak segan-segan melukai korbannya.

"Dalam melakukan aksinya, pelaku terkenal sadis karena tidak segan-segan untuk melukai bahkan melumpuhkan korbannya. Biasanya pelaku beraksi menjelang gelap sampai menjelang terang," kata Kasat di Mapolresta Bekasi.

Dari pengakuan tersangka, komplotan ini sudah beraksi di beberapa wilayah seperti Tanggerang, Pulogadung, Kota Bekasi, Jakarta Pusat, Cengkareng serta Kabupaten dan Kota Bekasi.

Sementara tersangka Adam mengakui, sepeda motor hasil rampokan dijual seharga Rp 1,4 juta. "Saya tidak tahu siapa yang beli sepeda motornya. Saya cuma tahu harganya saja," ucap Adam sambil meringis menahan sakit.

Sebelum penangkapan para pelaku ini, Supanto (37), warga Kampung Pekopen RT 03/RW 05, Desa Tambun ditembak pelaku Adam dan kawan-kawan ini, Sabtu (15/9) lalu. Dirinya memergoki dan sempat melawan ketika sepeda motornya dibawa kabur empat orang perampok.

Supanto menderita luka tembak di bagian paha kanan dan dilarikan ke RS Karya Medika II Tambun. Berselang beberapa jam, polisi langsung meringkus tiga dari empat pelaku ini. [MKL]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»