Rampok Bersenpi Tewas Ditembak
Rabu, 19 September 2012 | 10:14
Ilustrasi penembakan [google] [BEKASI] Dua
dari empat perampok berhasil ditembak mati setelah berusaha meloloskan diri
dari sergapan aparat reserse kriminal Polresta Bekasi. Seorang pelaku komplotan
Lampung ini, berhasil dilumpuhkan dengan timah panas saat penangkapan di rumah
kontrakannya di Kampung Pekopen RT 06/RW 06 Desa Tambun Kecamatan Bekasi Jawa
Barat, Minggu (16/9) lalu. Sedangkan satu pelaku lagi, berhasil meloloskan diri
dan masuk daftar pencarian orang (DPO).
"Dua pelaku yang tewas saat perjalanan menuju rumah sakit Polri
Jakarta," ujar Kasat Reskrim Polresta Bekasi, Kompol Dedy Murti Haryadi
Selasa (18/9).
Dua pelaku yang tewas yakni Hermansyah (24) dan Yahya Basuki (21). Sedangkan
seorang pelaku bernama Adam (29) yang berhasil diringkus, mengalami luka tembak
di paha kanan.
Dari hasil operasi ini, petugas mengamankan dua senjata api (senpi)
rakitan beserta 33 peluru kaliber 38 mm, yang digunakan pelaku saat beraksi.
Sedangkan barang bukti hasil kejahatan yang berhasil diamankan yakni dua unit
sepeda motor.
"Mereka melakukan aksinya sejak tahun 2009. Dan dari pengakuan tersangka,
di bulan September saja mereka sudah melakukan aksinya lebih dari 20
kali," papar Dedy.
Puluhan aksi kejahatannya itu dilakukan di wilayah Jabodetabek dengan menggunakan
senpi rakitan dan tak segan-segan melukai korbannya.
"Dalam melakukan aksinya, pelaku terkenal sadis karena tidak segan-segan
untuk melukai bahkan melumpuhkan korbannya. Biasanya pelaku beraksi menjelang
gelap sampai menjelang terang," kata Kasat di Mapolresta Bekasi.
Dari pengakuan tersangka, komplotan ini sudah beraksi di beberapa wilayah
seperti Tanggerang, Pulogadung, Kota Bekasi, Jakarta Pusat, Cengkareng serta
Kabupaten dan Kota Bekasi.
Sementara tersangka Adam mengakui, sepeda motor hasil rampokan dijual seharga
Rp 1,4 juta. "Saya tidak tahu siapa yang beli sepeda motornya. Saya cuma
tahu harganya saja," ucap Adam sambil meringis menahan sakit.
Sebelum penangkapan para pelaku ini, Supanto (37), warga Kampung Pekopen RT
03/RW 05, Desa Tambun ditembak pelaku Adam dan kawan-kawan ini, Sabtu (15/9)
lalu. Dirinya memergoki dan sempat melawan ketika sepeda motornya dibawa kabur
empat orang perampok.
Supanto menderita luka tembak di bagian paha kanan dan dilarikan ke RS Karya
Medika II Tambun. Berselang beberapa jam, polisi langsung meringkus tiga dari
empat pelaku ini. [MKL]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Jokowi: Tak Ada Masalah Warga Pluit Pindah
Ini Dia Kostum Baru Barcelona untuk Musim Depan
Panglima TNI Isyaratkan Pengganti Dirinya KSAD Baru
Hatta Rajasa Terima “Reformasi Award” Dari Prodem
Jokowi Makan Bersama Warga Pluit Sambil Bahas Waduk
Aiptu LS Sudah Lama Mau Mundur dari Polisi, Tapi Tak Disetujui Atasan
Di Mata Golkar, Menkeu Chatib Basri Itu Neolib
