SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Mei 2013
Pencarian Arsip

Ralf Rangnick Ogah Lempar Handuk
Rabu, 27 April 2011 | 9:37

Bek Schalke 04 Benedikt Hoewedes (kanan) merayakan golnya ke gawang Inter Milan dengan pelatih Ralf Rangnick (kiri) pada laga kedua babak perempat final Liga Champions di Stadion Veltins Arena pada Rabu (13/4) atau Kamis (14/4) dini hari. (Foto: AFP/Daniel Roland) Bek Schalke 04 Benedikt Hoewedes (kanan) merayakan golnya ke gawang Inter Milan dengan pelatih Ralf Rangnick (kiri) pada laga kedua babak perempat final Liga Champions di Stadion Veltins Arena pada Rabu (13/4) atau Kamis (14/4) dini hari. (Foto: AFP/Daniel Roland)

[GELSENKIRCHEN] Pelatih Schalke 04 Ralf Rangnick tidak menyerah, meski kalah 0-2 dari Manchester United (MU) pada semifinal pertama Liga Champions di Veltins Arena, Gelsenkirchen pada Selasa (26/4) atau Rabu (27/4) dini hari.

Sepasang gol dari Ryan Giggs dan Wayne Rooney hanya dalam selang waktu dua menit di babak kedua menghantar satu kaki MU ke final yang berlangsung di Stadion Wembley, London pada 28 Mei mendatang.

Rangnick bersumpah, anak-anak asuhnya tidak akan melemparkan handuk putih pada laga kedua di Old Trafford. “Kenapa menyerah? Pasti kami tidak melakukan itu,” ujar pelatih yang menggantikan Felix Magath pada awal paruh kedua musim ini.

“Situasinya saat ini adalah bahwa MU memiliki peluang yang lebih bagus tetapi apa pun bisa terjadi dalam sepakbola dan Anda tidak pernah tahu. Mungkin mereka merasa sangat nyaman dan kami bisa membuat kejutan,” ujarnya lagi.

“Kami akan menghadapi Bayern Munich di Bundesliga dan kemudian menghadapi MU di semifinal kedua. Tentu saja kami akan menyerang mereka, meskipun kami harus memperbaiki sejumlah hal,” papar dia lagi.

Schalke maju ke semifinal setelah menyingkirkan Inter Milan di perempat final dan menyingkirkan klub kuat Spanyol, Valencia di babak sebelumnya. “Saya tidak akan mengatakan bahwa ada masalah dengan semangat juang kami,” tuturnya.

“Saya kira persoalannya lebih pada masalah taktik. Kami tidak terlalu fit pada posisi yang benar. Anda tidak bisa menyimpulkan bahwa Anda bisa memainkan sepakbola yang sama saat melawan Inter Milan pada semua pertandingan. Anda butuh taktik yang tepat pada masing-masing posisi untuk menghadapi pertandingan seperti ini,” jelasnya. [AFP/A-21]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN