SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 30 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Punya Wanita Simpanan, Rektor IPDN Mundur
Kamis, 20 Juni 2013 | 16:21

I Nyoman Sumaryadi. [Antara] I Nyoman Sumaryadi. [Antara]

[JAKARTA] I Nyoman Sumariyadi mengundurkan diri dari jabatan Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).   Pengunduran diri sebagai buntut dari kasus hubungan tanpa pernikahan antara Nyoman dengan seorang perempuan berinisial "S".

"Belum selesai pemeriksaannya, tetapi pemeriksaan sementara sudah. Kemarin sudah dipanggil dan pengakuan yang perempuan sudah ditelusuri. Rektornya kemarin sudah diperiksa tim, beliau tidak mengaku. Tapi kesimpulan kita dengan tim menyatakan beliau akan mundur satu dua hari ini. Karena itu, saya akan tunjuk pelaksana tugas segera," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (20/6) sebelum mengikuti sidang kabinet.

Sebelumnya, diberitakan Sumaryadi diduga menelantarkan anak hasil hubungan tanpa pernikahan dengan seorang perempuan berinisial "S".

Menurut pengakuan "S" kepada wartawan, dia melakukan hubungan tersebut sebagai bentuk gratifikasi atas penerimaan mahasiswa baru di IPDN, yang merupakan putra dari teman "S".

"S" juga mengunduh sebuah video di salah satu jejaring sosial yang memuat foto-foto sang anak.

Gamawan menjelaskan, Sumaryadi mengundurkan diri atas permintaan sendiri. Hal itu demi kelancaran studi di IPDN dan menjaga kepercayaan masyarakat karena beritanya sudah sangat luas.

"Kami mungkin tarik saja dia ke Kementerian Dalam Negeri sampai penunjukkan definitif. Saya usahakan penunjukkan definitif akan cepat. Paling lama satu bulan penunjukkan definitifnya. Juli kan ada yang tamat, perlu ada ijazah dan segala macam," ujarnya.

Menurut mantan Gubernur Sumatera Barat ini, Rektor IPDN tidak mengaku atas apa yang dituduhkan. Namun pihaknya tetap minta tim untuk bekerja lima hari lagi.

"Dia enggak ngaku sama sekali. Tapi kami telusuri bukti-bukti segala. Tim masih melakukan pendalaman sampai 5 hari lagi," jelasnya. [R-14]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»