Puasa, Permintaan Perlengkapan Salat Meningkat di Tanah Abang
Senin, 23 Juli 2012 | 14:46
Pasar Tanah Abang Jakarta [google] [JAKARTA]
Permintaan perlengkapan shalat mulai meningkat hingga dua kali lipat sejak
sebulan sebelum Ramadhan, kata pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin.
"Kalau menjelang Lebaran seperti sekarang yang paling dicari adalah sarung
dan baju koko," kata Sarah Milani, pedagang perlengkapan shalat di Pasar
Tanah Abang.
Menurut dia, meski sudah ada kenaikan permintaan dibanding hari biasa, pada
awal Ramadhan ini pembeli masih sepi. Dia mengaku omzet yang dia terima
berkisar Rp1 juta-Rp2 juta.
"Kalau minggu pertama puasa memang masih sepi. Mungkin karena orang-orang
masih malas berbelanja," katanya.
Dia mengatakan pembelian mulai ramai setelah minggu pertama puasa. Selain
menjual eceran, dia juga menjual secara grosir yang biasanya digunakan pembeli
sebagai bingkisan Lebaran untuk karyawan atau keluarganya.
Menurut Sarah, pada Ramadhan dan Lebaran yang paling laris adalah sarung dan
baju koko. Sedangkan sajadah biasanya laris pada Lebaran haji sebagai oleh-oleh
jamaah haji.
"Sarung dan baju koko yang paling mahal dan bagus buatan Pekalongan. Kalau
yang buatan Bandung, harganya lebih murah," katanya.
Dia mengatakan harga sarung berkisar Rp20.000 hingga yang paling mahal
Rp500.000. Sedangkan harga baju koko berkisar Rp20.000 hingga Rp250.000.
"Sarung dan baju koko yang mahal biasanya bahannya halus karena
semisutra," ujarnya.
Bila sarung dan baju koko yang ditawarkan produksi lokal, maka sajadah yang dijual
di Pasar Tanah Abang kebanyakan merupakan produk impor dari China, Turki, Arab
Saudi dan Belgia.
Sarah mengatakan sarung yang paling murah adalah buatan China, yaitu Rp15.000.
Sedangkan sarung dari Arab Saudi ditawarkan di kisaran Rp100.000-an, dan paling
mahal sarung dari Belgia berkisar Rp200.000-Rp250.000.
"Sarung dari Belgia paling mahal karena bahannya seperti karpet,"
katanya. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Penghitungan KPU NTT, Frenly Masih Memimpin
Pimpinan KPK Sindir Sikap Kader PKS
KPK Dalami Aliran Dana ke Anis Matta
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Wanita-Wanita Cantik Merusak Citra PKS Sebagai Partai Agama
Penghargaan Untuk Sebuah Ketidaknyamanan
