Psikolog: Keluarga Dekat Korban Sukhoi Sebaiknya Tak Usah Melihat Jasadnya
Selasa, 22 Mei 2012 | 12:11
Jenazah para korban Sukhoi [google] [JAKARTA] Koordinator
Himpunan Psikologi Seluruh Indonesia (Himpsi), Mira Rumeser menyarankan kepada
keluarga korban kecelakaan pesawat Sukhoi agar sebaiknya tidak melihat jasad
korban.
"Terlebih orang yang dekat dengan jenazah maka akan sangat susah
menghilangkan efeknya. Kami menyarankan untuk tidak usah melihat terutama
terhadap keluarga yang paling dekat, anaknya, ibu, atau kakak," kata Mira
di Rumah Sakit Polri Said Sukanto di Jakarta, Selasa.
Jika keluarga korban tetap memaksa yang para psikolog hanya menguatkan saja
karena yang mereka hadapi hal-hal yang tidak menyenangkan, katanya.
"Dari unsur psikologi yang akan terjadi adalah berapa lama akan tidak bisa
tidur, makan, pikiran jernih karena setiap akan menutupkan mata akan terbayang-bayang,"
kata Mira.
Ada 12 psikolog yang akan mendampingi keluarga korban saat akan melihat jasad
korban Sukhoi hari ini mulai pukul 13.00-20.00 WIB dengan didampingi Polwan. Waktu
untuk keluarga melihat hanya sekitar 10 menit dan dibatasi untuk satu keluarga
tiga orang. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Penghitungan KPU NTT, Frenly Masih Memimpin
Penghargaan Untuk Sebuah Ketidaknyamanan
Pimpinan KPK Sindir Sikap Kader PKS
KPK Dalami Aliran Dana ke Anis Matta
Wanita-Wanita Cantik Merusak Citra PKS Sebagai Partai Agama
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Kapolda NTT: Tugas Polisi Pengamanan Bukan Hitung Suara!
