SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 19 April 2014
Pencarian Arsip

Program e-KTP di Tiga Daerah Diperpanjang
Kamis, 12 Januari 2012 | 0:55



[SERANG]   Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan surat edaran Nomor: 471.13/5079/SJ tanggal 20 Desember 2011 perihal Perpanjangan Waktu Pelayanan  Program Elektronik Kartu Tanda Penduduk atau e-KTP secara massal, untuk 197 kabupaten/kota se-Indonesia, di antaranya Kabupaten Serang, Kota Cilegon, dan Kota Tangerang.

Dalam surat edaran disebutkan bahwa pelayanan program e-KTP gratis diperpanjang hingga 30 April 2012. “Jadi, warga yang belum sempat ke kantor kecamatan untuk melaksanakan program e-KTP itu, bisa mengurusnya paling lambat sampai 30 April mendatang,” ujar Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Banten Anwar Sulaeman, Rabu (11/1).

Anwar mengatakan, untuk memaksimalkan realisasi pelayanan e-KTP di tiga daerah tersebut, Biro Pemerintahan Pemprov Banten akan mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh kabupaten/kota se-Banten.

“Untuk lima daerah lain di Banten yakni Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menjalani pelayanan e-KTP pada 2012 ini. Saat ini, pelayanan e-KTP di lima daerah tersebut memasuki tahap pemuktahiran data.  Sedangkan jadwal proses pembuatan e-KTP belum dapat dipastikan kapan akan dilaksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, lima daerah itu masih menunggu kiriman peralatan dari pihak ketiga pemenang tender di Kemendagri untuk pengadaan peralataan e-KTP. Dikatakan, pada 2012 ini, Biro Pemerintah mengusulkan anggaran Rp 5 miliar untuk mendukung program e-KTP di lima daerah yang belum menjalankan e-KTP tersebut.

Dijelaskan Anwar,  untuk realisasi program -KTP yang dilaksanakan tiga daerah di Provinsi Banten, yakni Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kota Tangerang dinilai lambat. Hingga 31 Desember 2011, realisasi e-KTP di tiga daerah tersebut baru mencapai 40,88 persen.

“Berdasarkan data Biro Pemerintahan Pemprov Banten diketahui bahwa wajib KTP di tiga daerah tersebut berjumlah 2.480.683 jiwa. Namun, sampai 31 Desember 2011 baru 933.097 jiwa warga yang sudah membuat e-KTP, atau tercapai baru 40,88 persen,” katanya.

Dari data tersebut,  lanjut Anwar realisasi atau pencapaian program e-KTP di Kota Tangerang merupakan yang terendah dibanding Kota Cilegon dan Kabupaten Serang. Tercatat, jumlah wajib KTP di Kabupaten Serang ada 1.101.463 jiwa, realisasi sampai 31 Desember 2011 baru 551.425 jiwa atau sekitar 50,15 persen. Sementara, jumlah wajib KTP di Kota Cilegon tercatat 297.924 jiwa, realisasi e-KTP mencapai 153.352 jiwa atau 51,47 persen.

Sedangkan jumlah wajib KTP di Kota Tangerang sebanyak 1.081.296 jiwa, realisasi e-KTP baru 227.320 jiwa atau 21.02 persen. Realisasi program e-KTP di tiga daerah tersebut masih sangat rendah disebabkan beberapa faktor, antara lain keterlambatan pengiriman peralatan, dan akses jaringan internet yang masih belum stabil. [149]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN