SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 23 September 2014
Pencarian Arsip

Presiden Korsel Puji SBY dalam Menjalankan Demokrasi di Indonesia
Kamis, 8 November 2012 | 14:52

Presiden SBY dan Presiden Korsel Lee Myung-bak [antara] Presiden SBY dan Presiden Korsel Lee Myung-bak [antara]

[NUSA DUA] Presiden Korea Selatan, Lee Myung-bak, mengatakan bahwa Indonesia merupakan contoh negara berkembang yang menganut sistem demokrasi dan menjadi model dari demokrasi Islam.

"Saat ini, Indonesia merupakan contoh negara berkembang yang menganut sistem demokrasi dan juga menjadi model dari demokrasi Islam," kata Lee, dalam pidatonya pada Bali Democracy Forum (BDF) V, di Nusa Dua, Bali, Kamis.

Lee mengatakan, demokrasi Indonesia merupakan bukti nyata bahwa demokrasi lebih baik dari kediktatoran dan ekstremisme dalam menjamin kesejahteraan, keamanan, kebebasan beragama, dan hak-hak asasi perempuan.

"Saya memberikan penghargaan untuk kepemimpinan Presiden Yudhoyono yang telah menjalankan demokrasi di Indonesia dan menciptakan keharmonisan untuk masyarakat," ujar Lee.

Menurut Lee, mayoritas masyarakat Indonesia juga mendukung demokrasi menjadi sistem politik, dan sejak masa demokrasi perekonomian Indonesia juga tumbuh dengan baik.

"Karena alasan tersebut, Indonesia menjadi pusat perhatian dunia sebagai salah satu negara terkemuka yang menggerakkan ekonomi global," tambah Lee.

Lee bersama dengan Presiden Yudhoyono dan Perdana Menteri Australia, Julia Gillard menjadi ketua bersama forum demokrasi tahunan yang berlangsung sejak 2008 tersebut.

Dalam BDF V kali ini, juga hadir Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Presiden Afghanistan Hamid Karzai, Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad, PM Timor Leste Xanana Gusmao, PM Turki Recep Tayyip Erdogan, PM Thailand Yingluck Shinawatra, dan PM Papua Nugini Peter O'Neill.

Sebanyak 1243 anggota delegasi dari 83 negara dan organisasi internasional hadir untuk mengikuti forum yang bertemakan "Memajukan Demokrasi dalam Taraf Global: Bagaimana Upaya Pemerintah Demokratis Dunia untuk Berkontribusi terhadap Keamanan dan Perdamaian Internasional, Pertumbuhan Ekonomi, serta Penegakan HAM" itu. [Ant/L-9]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»