Presiden Jangan Cuma Datang dan Pergi, Dengar Jeritan Rakyat Papua
Kamis, 4 Oktober 2012 | 10:13
Kesenian Papua. [JAYAPURA] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),
yang akan membuka Raimuna Nasional (Rainas) Gerakan Pramuka Tahun
2012 , yang dilaksanakan tanggal 5-15 Oktober di Bumi Perkemahan Waena,
diharap tidak cuma datang dan kemudian kembali ke Jakarta tanpa berdialog dari
hati ke hati dengan rakyat Papua.
Ketua Komisi E DPR Papua, Kenius Kogoya kepada
wartawan, Rabu (3/10) malam, mengatakan, hendaknya Presiden menyisihkan waktu
kepada rakyat Papua, jangan hanya datang dan pergi saja.
Selama ini rakyat Papua meminta dialog dengan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono. “Kami tidak langsung dialog, tapi tidak salahkan bertemu dulu dengan
rakyat 1 hingga 2 menit. Bertemu dulu dan dengar apa yang dikatakan rakyat
secara langsung,” katanya.
Presiden, kata dia, bisa kemana saja di berbagai
daerah di Indonesia, hendaknya juga ia
lakukan kepada rakyat Papua.
“Di berbagai daerah kunjungannya, Presiden terlihat
santai dan enjoy. Nah pertanyaannya, kenapa kepada Papua tidak
bisa. Apakah memang Presiden tidak mampu menghadapi orang Papua atau
Presiden merasa takut bertemu dengan orang Papua. Saya pikir tidak. Kita semua
sama sebagai warga negara dan juga memiliki hak yang sama. Presiden
harus mendengarkan aspirasi rakyatnya,” katanya.
Sementara itu, Panglima Kodam XVII Trikora, Mayjend
Muhammad Erwin Syafitri mengatakan, pihaknya siap mengamankan jalannya Raimuna
Nasional (Rainas) Gerakan Pramuka Tahun 2012 yang dilaksanakan
tanggal 5-15 Oktober di Bumi Perkemahan Waena.
"Kami siap mengamankan jalannya Raimuna dan
siapapun yang datang," ujarnya usai melakukan ziarah di Taman Makam
Pahlawan, Kamis (4/10) pagi. [154]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT Putaran Kedua, Frenly Yakin Menang
Hatta Rajasa Terima “Reformasi Award” Dari Prodem
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
AS Akui Pesawatnya Langgar Wilayah Indonesia
Mantan Kasdam Jaya Akan Beli Kembali Lahan yang Dieksekusi
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
