SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 17 Mei 2012
Pencarian Arsip

Polisi Kini Buru Jaringan Kei
Selasa, 21 Februari 2012 | 11:24

John Kei. [google] John Kei. [google]

[JAKARTA] Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab memerintahkan jajaran Polda Metro Jaya untuk secepatnya melibas jaringan premanisme Ibukota, selain memburu kelompok Kei yang belum tertangkap terkait kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Ayung alias Tan Harry Tantono.  

Otoritas kepolisian Ibukota juga mendapat “PR” meringkus  sampai tuntas gerombolan penjahat konvensional lainnya yang terbukti terlibat kejahatan melalui berbagai modus intimidasi atau teror seperti, debt collector, kedok jasa pengamanan dan aksi beking - bekingan lainnya.   Ketegasan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya itu untuk kepentingan penegakan hukum sebagaimana yang diharapkan masyarakat Jakarta, yakni terciptanya lingkungan aman, damai dan tertib.  

“Jadi untuk soal penangkapan siapa pun pelaku kejahatan di Ibukota dan sekitarnya mulai korban kejahatan konvensional bahkan transnasional adalah tugas utama jajaran Polda Metro untuk menyelesaikan secara profesional.  

Demikian juga terkait penangkapan John Kei dan artis Alba Fuad di Hotel C’One, Jakarta Timur, sudah sesuai prosedur untuk dilanjutkan sampai tuntas di pengadilan. Kami mengimbau warga Ibukota waspada, jika mengetahui atau menjadi korban premanisme jangan segan melaporkan kepada petugas setempat,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab, dalam percakapan dengan SP, Jakarta, Senin (20/2).  

Menurut Kapolda, kondisi John setelah ditangkap harus menjalani perawatan medis karena luka tembak.

Sedangkan Alba Fuad mengakui bersama John dalam kamar hotel tersebut. Proses hukum terhadap John Kei diduga tidak saja terlibat kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel juga beberapa kasus kriminal lainnya kini masih dalam penyelidikan intensif penyidik Direktorat Kriminal Umum dipimpin Kombes Pol Toni Hermanto.  

Kapolda mengemukakan, Alba Fuad mengaku terjebak mengkonsumsi sabu. Artis berwajah blasteran Jawa – Arab dikenal ramah itu setelah ditangkap dan ditahan di Polda Metro terlihat masih letih diduga akibat pengaruh sabu.  

“Kondisi Alba jika terbukti sebagai pemakai sesuai Undang-Undang mungkin saja direhabilitasi. Namun petugas telah mengidentifikasi jejak pemasok sabu yang disita dari Alba,” kata Kapolda.  

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan sampai Selasa (21/2) sedikitnya 10 orang jaringan John Kei masih diburu diduga terkait pembunuhan Ayung. Dalam CCTV di Hotel Swisbel Sawah Besar Jakarta Pusat dimana Ayung dibunuh terekam16 orang adalah kelompok John Kei.

“Namun enam dari 16 orang tersebut telah ditangkap. Mereka adalah John Kei, Tuce Kei, Ancola Kei, Candra Kei, Dani Res, dan Kupra Petugas juga masih mencari pelaku sama lainnya yang sudah diketahui jatidirinya,’ ujar Rikwanto. [G-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN