Polisi: Cukup Bukti John Kei Terlibat Pembunuhan Berencana
Rabu, 22 Februari 2012 | 16:07
John Kei. [google] [JAKARTA] Penyidik
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) memiliki cukup
bukti dugaan John Kei terlibat kasus pembunuhan berencana terhadap mantan bos
PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono alias Ayung.
"(Pembunuhan) ini berencana karena sengaja sudah ada persiapan
sebelumnya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya,
Komisaris Besar Polisi Toni Harmanto di Jakarta, Rabu (22/2).
Toni mengatakan, penyidik menduga John Kei dan kelompoknya memiliki niat dan
merencanakan untuk membunuh Ayung.
Toni menuturkan petunjuk pertama dugaan kelompok John Kei terlibat pembunuhan
berencana, yakni rekaman kamera tersembunyi.
"Petunjuk rekaman CCTV tampilan asli tanpa editan," ujar Toni.
Perwira menengah kepolisian itu, menyatakan rekaman menunjukkan John Kei
bersama kelompoknya, serta korban masuk ke kamar hotel yang sama dengan jeda
waktu hingga korban ditemukan tewas.
Selain itu, Toni menjelaskan tersangka juga mengaku membawa pisau dari luar
yang diambil lima tersangka, sehingga ada dugaan ada rencana melukai korban.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto sempat
menuturkan ada fakta salah seorang rekan pelaku, SM yang memesan kamar di
Swissbell-Hotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Rikwanto menjelaskan SM merupakan anggota kelompok tersangka yang memesan kamar
untuk pertemuan kelompok John Kei dengan korban Ayung.
"Saat ini, petugas masih mengejar SM yang diduga terlibat," tutur
Rikwanto.
Saat ini, petugas masih mencari perkiraan waktu saat para pelaku meninggalkan
kamar dan korban tewas, guna memperkuat jeratan Pasal 340 KUHP tentang
pembunuhan berencana terhadap para tersangka.
Para tersangka dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 jo 55 ayat 1 jo 56
dengan ancaman maksimal hukuman mati atau paling lama penjara 20 tahun atau
seumur hidup. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Ada Oknum Komisi I DPR RI Yang Nikmati Uang Sukhoi Yang Jatuh di Gunung Salak
Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Ditemukan dalam Kondisi Baik
Fahri: KPK Gagal Berantas Korupsi Sistemik
Invitasi Bolabasket Alumni SMA se-Jakarta
Biayanya Mahal, Jokowi Tak Akan Pasang Iklan
Pastikan Semua Jenazah Terevakuasi, Tim SAR Sapu Lokasi Jatuhnya Sukhoi
KPK Perpanjang Masa Tahanan Angie
Jokowi Terima Penghargaan TPID Terbaik
Kader Demokrat Masih Juga Menganggap Ani Yudhoyono Layak Jadi Capres
Ketua Umum PGI: Sosialisasikan 4 Pilar Bangsa ke Para Pemimpin Bangsa
