Polisi Atau Jenderal Korupsi Harus Diberantas
Jumat, 3 Agustus 2012 | 15:29
Pengamat kebijakan publik dari UI, Andrinof Chaniago [google] [JAKARTA] Pakar politik dari Universitas
Indonesia (UI) Andrinof Chaniago mengatakan bahwa perbaikan sistem dan
kepemimpinan adalah kunci agar Kepolisian bebas korupsi.
"Polisi korupsi merupakan suatu hal yang biasa-biasa saja. Tidak
mengherankan. Makanya KPK hadir untuk memberantas itu semua," ujar
Andrinof di Jakarta, Jumat (3/8).
Kehadiran KPK, lanjut dia, bermula dari banyaknya lembaga penegak hukum yang
membuat masalah dan melakukan penyimpangan seperti korupsi.
Istilahnya adalah "sapu kotor", tidak mungkin membersihkan dengan
sapu yang kotor.
"Korupsi di lembaga penegak hukum itu sungguh luar biasa dan terjadi
bertingkat-tingkat," kata dia.
Korupsi di tingkat penegak hukum, lanjut dia, disebabkan buruknya sistem dan
budaya korupsi yang mengakar.
Oleh karena itu, salah satu cara agar Kepolisian dan lembaga penegak hukum
lainnya bebas korupsi dengan memperbaiki kepemimpinan. "Polisi atau jenderal yang terlibat
korupsi harus diberantas," tambah dia.
Andrinof juga mengimbau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak hanya diam,
namun aktif dan menggunakan kewenangannya untuk memberikan sanksi kepada
penegak hukum yang terlibat korupsi.
KPK melakukan penggeledahan di Gedung Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri pada
Senin (30/7).
KPK juga telah menetapkan empat tersangka dalam kasus tersebut yaitu mantan
Kakorlantas yang kini menjabat Gubernur Akpol Irjen Djoko Susilo, Wakil Kepala
Korlantas Brigadir Jenderal (Pol) Didik Purnomo, Direktur Utama PT Citra Mandiri
Metalindo Abadi Budi Susanto, dan Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia
Sukoco S Bambang. [Ant/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Joe Taslim Raih Adegan Mahal di Fast and Furious 6
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
