Pimpinan DPR Sayangkan Tere Mundur
Jumat, 1 Juni 2012 | 17:25
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Theresia Ebenna Ezeria Pardede (kiri) didampingi ayahanda Tombang Mulia Pardede (kanan) memberikan pernyataan pengunduran dirinya sebagai anggota DPR sekaligus sebagai kader Partai Demokrat di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (1/6). [SP/Charles Ulag] [JAKARTA] Wakil
Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menyayangkan keputusan Theresia EE Pardede mengundurkan
diri. Tere dikenal sebagai anggota DPR yang cukup eksis dan rajin.
"Surat
pengunduran dirinya belum sampai, tapi kalau itu terjadi, maka saya sangat menyayangkannya. Bukan karena kecantikannya,
tetapi karena dia dikenal cukup eksis,” kata Priyo di Jakarta, Jumat (1/6).
Kendati
demikian, pengunduran diri anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR RI iru, kata
Priyo, tidak bisa dihalang-halangi.
"Itu
hak dan tidak dicegah dengan alasan-alasan tertentu. Tapi selama saya menjabat
dua periode, baru kali ini pengunduran diri anggota DPR dengan alasan
kemanusiaan," ujar politisi senior Golkar ini.
Pengunduran
diri Tere, kata Priyo, juga tidak harus diperdebatkan, karena diatur dalam UU
tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD atau (MD3) dan juga Tata Tertib DPR RI.
"Kalau
diperdebatkan, dulu juga kenapa Presiden Soeharto mundur, toh banyak yang juga
menginginkan Pak Harto tetap menjabat," kata Priyo.
Tere sendiri
dalam konferensi pers di Press Room DPR RI mengatakan, pengunduran dirinya
karena alasan keluarga, menyelesaikan tesis, dan tidak mau menjadi seorang anggota dewan yang hipokrit, yang hanya datang
mengabsen, padahal secara fisik tidak ada di tempat.
Selain itu,
Tere juga mengakui , semua aspirasi konstituen tidak mudah diperjuangkan di DPR
RI. “Ada invisible walls yang
menghadang semuanya,” katanya. [L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Fathanah Perkenalkan Satu Lagi Istilah Korupsi
Fathanah Ajak Maharani Berhubungan Intim
Kayak Menteri Saja, Luthfi Hasan Janjikan Penambahan Kuota Impor Sapi
Dilaporkan Ke KPK, Bibit Waluyo Tanggapi Santai
Ahmad Fathanah Akui Curi Dokumen KPK
Gadis ABG Diperkosa Pamannya Sendiri
Luthfi: Swasembada Itu Ancam Ketahanan Daging
Tokoh Muda NU Galang Petisi Tolak Award Terhadap SBY
