SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip

Pidato Kenegaraan Obama Bahas Ekonomi dan Pemilihan Presiden
Rabu, 25 Januari 2012 | 9:24

Presiden Barrack Obama [google] Presiden Barrack Obama [google]

[WASHINGTONG] Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Obama menyampaikan pidato kenegaraan, Rabu (25/1). Obama mengangkat isu ketidaksetaraan pendapatan dan menyatakan sikapnya menjelang pemilihan presiden mendatang.

Obama menekankan pentingnya perekonomian yang bermanfaat bagi semua orang dalam pidato di hadapan Kongres AS. Pidato itu mencakup rencana kenaikan pajak pada orang-orang kaya, sesuatu yang selama ini ditentang keras oleh Partai Republik.

Perekonomian AS sedang mengalami perbaikan, tetapi angka pengangguran masih tinggi. Pidato kenegaraan tahunan ini adalah salah satu momen terpenting dalam politik AS, karena pidato tersebut biasanya meliputi arah kebijakan Gedung Putih.

Cuplikan dari pidato tersebut mengatakan, "Kita bisa hidup di negara dimana semakin sedikit orang bisa hidup dengan layak, dan semakin banyak rakyat Amerika hidup kekurangan.”

Obama juga menyerukan Peraturan Buffett, sebuah prinsip bahwa milioner tidak semestinya membayar pajak lebih rendah dari pekerja biasa. Ide itu datang dari investor miliarder Warren Buffett, yang mengeluh bahwa sekretarisnya membayar pajak lebih besar dari dirinya.

Sekretaris Buffet, Debbie Bosanek, menyaksikan pidato tersebut dan duduk di samping Ibu Negara Michelle Obama.  Kubu Republik telah berulangkali menolak seruan Obama untuk menerapkan pajak yang lebih tinggi pada orang-orang kaya, dan menuduhnya menggunakan isu perang antar kelas untuk kembali terpilih. [BBC/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN