SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 16 September 2014
Pencarian Arsip

Peserta UN 2012 di Banten Mulai Diverifikasi
Senin, 30 Januari 2012 | 6:24

Ilustrasi ujian nasional. [google] Ilustrasi ujian nasional. [google]

[SERANG]  Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten saat ini tengah melakukan verifikasi jumlah peserta Ujian Nasional (UN) tahun 2012.

Hal ini dilakukan, mengingat, pelaksanaan UN akan diselelanggarakan pada bulan April 2012 mendatang, sehingga perlu dipersiapkan secara matang.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Provinsi Banten Ino S Rawita mengungkapkan, pihaknya telah menetapkan Daftar Nominasi Sementara (DNS) peserta UN 2012 mulai dari tingkat SD hingga SMA. “DNS peserta UN 2012 mencapai 420.000 siswa," kata Ino yang juga menjabat selaku Ketua Pelaksana UN tingkat Provinsi Banten tahun 2012 ini, Senin (30/1).

Ino menyatakan, DNS peserta UN 2012 merupakan data calon peserta UN yang dikirimkan dari Dindik kabupaten/kota se-Provinsi Banten. DNS peserta UN ini kemudian diverifikasi lagi.

Mengenai jumlah peserta UN dapat diketahui setelah DNT peserta UN ditetapkan. “Kita masih melakukan pendataan DNS peserta UN ini. Rencananya Senin (30/1) ini, kami melaksanakan rapat koordinasi persiapan UN dengan kabupaten/kota,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2011 lalu, jumlah peserta UN mencapai 465.222 siswa terdiri atas peserta UN  SD/MI/SDLB sederajat sebanyak 197.840 siswa, SMP/MTs /sederajat 166.953 siswa, SMA/sederajat 56.570 dan SMK mencapai 43.859 siswa

Sementara itu, Kepala Dindik Provinsi Banten Hudaya Latuconsina menambahkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengubah sistem penggandaan soal UN pada tahun 2012 ini. Jika tahun sebelumnya dilakukan di tingkat provinsi, maka UN tahun 2012 penggandaan soal dilakukan semua di pusat. 

“Perubahan sistem penggandaan soal UN 2012 di pusat merupakan kebijakan Kemendikbud dalam rangka meningkatkan pengawasan dan keamanan terhadap soal UN 2012,” katanya.

Menurut Hudaya, perbedaan UN tahun 2012 dengan tahun 2011 adanya perubahan sistem  penggandaan soal, sebelumnya di provinsi sekarang diambil pusat. Sedangkan untuk penyusunan dan penggandaan soal UN tingkat SD/MI tetap dilakukan oleh provinsi.

”Penyusun soal UN SD/MI merupakan tim yang terdiri dari guru mata pelajaran yang mengerti tentang konstruksi soal UN,” jelasnya. [149]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»