SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 31 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Pesawat Merpati Tergelincir di Kupang
Sabtu, 19 Februari 2011 | 11:48

Ilustrasi pesawat Merpati jenis MA-60 [google] Ilustrasi pesawat Merpati jenis MA-60 [google]

 [KUPANG] Pesawat Merpati Nusantara jenis MA-60 dengan nomor penerbangan MZ 6504/ 05, Sabtu (19/2)  pagi tergelincir ke luar landasan pacu , sesaat ketika akan tinggal landas dari Bandara El Tari Kupang. Pesawat berpenumpang  43 orang dengan pilot Sucipto dibantu copilot Paul Nap itu tergelincir keluar landasan pacu  tanpa diketahui sebabnya. Cuaca di sekitar bandara saat kejadian itu, diliputi mendung tipis. 

 Informasi yang dihimpun SP dari manajemen Merpati Cabang Kupang menyebutkan, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Pesawat naas tersebut telah dievakuasi berkat bantuan tenaga dari Pangkalan Udara (Lanud) El Tari Kupang, setelah bantuan tali temali dari PT Pelindo III Cabang Kupang.

Sumber yang enggan disebutkan jati dirinya menyesalkan ketiadaan fasilitas keamanan bandara di PT Angkasa Pura Cabang Kupang.   Kepala  Dinas Perhubungan NTT Bruno Kupok kepada SP di Kupang membenarkan adanya peristiwa tersebut. Bahkan, dirinya baru kembali dari bandara untuk berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mengevakuasi pesawaat naas tersebut karena minimnya fasilitas bandara.

Akibat tergelincirnya pesawat tersebut, keberangkatan sejumlah penerbangan terpaksa mengalami pembatalan. Namun, pihak bandara telah membuka kembali penerbangan pada pukul 10.56 waktu setempat.   Dikatakan, pengelola bandara ternyata tidak memiliki fasilitas untuk menarik pesawat naas tersebut.

Sehingga, setelah berkoordinasi dengan PT Pelindo Cabang Kupang, diperoleh bantuan ‘seling’ milik PT Tarua Kusan dan pesawat itu berhasil ditarik kembali ke jalurnya.   Pesawat itu sedianya tinggal landas pukul 06.30 pagi menuju Bandara Frans Sales Lega di Ruteng, Manggarai dengan membawa 43 penumpang. [YOS/ 120]    




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»