Pengantin Baru Menghilang, Kelurga Menduga Diculik Jaringan NII
Selasa, 7 Juni 2011 | 9:32
Ilustrasi bendera NII [google] [TANGERANG] Pengantin baru Ulfiah (32) menghilang dari rumah keluarganya sejak 1 Juni 2011. Keluarga menduga dia diculik jaringan NII. Suami Ulfiah Muhammad Aminullah dan kakaknya Mulyadi sudah mencari ke segala penjuru ke rumah keluarga, teman-teman dan kenalan mereka tetapi tetap tidak menemukan keberadaan Ulfiah yang baru menikah empat bulan lalu.
Pasangan suami istri yang tinggal di Jalan Khairil Anwar nomor 3 RT 01/04, Kreo, Larangan Ciledug Kota Tangerang ini, merupakan alumnus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah tahun 2004.
Menurut Mulyad Zarly, kakak Ulfiah, aktivitas adiknya di luar rumah yakni pada Minggu 29 Mei 2011 mengikuti pengajian di Masjid Al Azhar di Jakarta Selatan. Setelah itu sehari-hari dia membantu toko kelontong kakaknya. “Dia menghilang tiba-tiba, tanpa pesan dan tidak ada yangn tahu,” kata Mulyadi, Selasa (7/6) pagi.
Dikatakan, saat itu tokonya sedang ramai, sehingga mereka tidak memperhatikan siapa yang menemui Ulfiah dan mengajaknya pergi. Mereka hanya heran, Ulfiah tidak ada di rumah maupun di toko. Ulfiah juga tidak membawa dompet dan handphone miliknya.
Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian ini esok harinya ke Polsek Ciledug. Namun hingga kini belum juga ada progress lebig lanjut tentang keberadaan wanita yang dengan ciri-ciri tinggi 156 centimeter, berperawakan sedang tidak kurus dan tidak gemuk, berjilbab dan kulit sawo matang. “Sampai kini semua masih gelap, belum ada petunjuk apapun tentang keberadaan adik saya,” ujar Mulyadi Zarly. [132]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Massa Bakar Polres Pegunungan Bintang, Papua
FUI Bogor Minta Kejagung Bekukan Ormas LDII
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
Film 'Man of Steel' Cetak Rekor Box Office Juni
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Arab Saudi Minta Haji Tahun Ini Ditunda
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Mendagri: Gubernur Sumut Layak Raih MURI
