Penembakan di Norwegia, 80 Orang Tewas
Sabtu, 23 Juli 2011 | 10:02
Para korban penembakan di Pulau Otoeya diselamatkan. (Foto: BBC) [OSLO] Sedikitnya 80 orang tewas ketika seorang bersenjata menembak secara membabi buta di sebuah lokasi kamping pemuda di PUlau Otoeya di Norwegia. Peristiwa itu terjadi beberapa jam setelah terjadi ledakan bom di ibukota, Oslo.
Demikian disampaikan aparat kepolisian setempat. Aparat kepolisian menginterogasi seorang pria Norwegia berumur 32 tahun yang diduga terkait dengan dua serangan tersebut. Pria itu ditahan di PUlau Utoeya, di luar Oslo.
Dalam aksi bom sebelumnya di Oslo, sedikitnya tujuh orang tewas. Ini serangan terburuk di negara itu setelah Perang Dnia II.
Perdana Menteri Norwegia, Jens Stoltenberg yang kantornya mengalami rusak berat dihantam bom tersebut melukiskan serangan itu sangat buruk dan mengerikan.
Ratusan orang muda menghadiri kegiatan kamping musim panas yang diselenggarakan Partai Buruh di Pulau Otoeya.
Para saksi mata mengatakan, seorang pria yang mengenakan pakaian polisi melakukan penembakan secara membabi buta. Ketika pria itu melakukan penembakan, para peserta kamping melompat ke dalam air untuk mencoba melarikan diri dan menghindari peluru sang penembak.
Sementara aparat keplisian mengatakan, mereka menemukan banyak korban setelah menyisir lokasi kejadian. Bahkan disebutkan, kemungkinan jumlah korban tewas masih akan terus bertambah karena pencarian korban masi terus dilakukan. Tidak sedikit pula korban luka-luka dalam peristiwa naas itu. [BBC.co.uk/A-21]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
