Penegakan Hukum Sulit Dilakukan karena Maraknya Penyalahgunaan Kekuasaan
Selasa, 22 Mei 2012 | 16:08
Arbi Sanit. [google] [JAKARTA] Sistem politik saat ini yang tidak mendukung
kinerja demokrasi pascareformasi, membuat fungsinya tidak penuh atau berjalan
secara maksimal.
Hal itu membuat tidak adanya jaminan hak kebebasan
kedaulatan rakyat dan pembangunan pemerintahan yang efektif dan bersih.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit
mengatakan, politik Indonesia sekarang tidak mampu menjalankan fungsikan
pemilu, karena penyalahgunaan kekuasaan, sehingga terjadi korupsi politik yang
mendalam dan meluas kemana-mana, mulai ke partai, lembaga negara hingga
birokrasi.
“Ketiadaan atau lemahnya penegakan hukum yang berasal dari
kelembagaan itu pun dikondisikan oleh aturan politik. Begitu juga dengan
pemerintahan dengan aturan-aturan sistem main mereka. Semua dikondisikan,”
ujarnya ketika dihubungi SP, Selasa (22/5).
Dengan demikian, penegakan hukum pun sulit ditegakkan,
karena terjadi penyalahgunaan kekuasaan dari para pembuat hukum yakni
legislatif. Hukum itu sendiri merupakan produk politik yang seharusnya mengena
pada subtansi politik negara. Namun pada kenyataannya hal itu tidak terjadi,
karena pembuat UU dan pelaksana UU mengkondisikan adanya peluang korupsi.
Oleh karena itu, lanjut Sanit, kita tidak bisa berharap pada
hukum, karena hukum sendiri dampak dari politik. Itulah kesalahan dari para
pemimpin negara (presiden) yang dalam membagi kekuasaan. Begitu juga pemimpin
reformasi yang gagal membangun Indonesia menjadi lebih baik dan sejarah pun
berulang.
“Untuk itu agenda reformasi harus kembali dihidupkan dengan
mengubah dan membangun kembali sistem politik serta lembaga politik, yang
selama ini justru tidak direformasi para pemimpin dulu dan sekarang. Sistem
politik kita harus sesuai dengan sistem pemerintahan yang berjalan sehingga
penegakan hukum pun bisa berjalan dengan maksimal,” ungkap dia. [H-15]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pesawat Lion JT 0535 Rusak Lagi, Penumpang Kecewa
Aiptu Sitorus Resmi Ditahan Di Rutan Bareskrim
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Hun Sen dan Fidel Ramos Tiba Di Makassar
BBM Mahal, Eropa Beralih Ke Energi Angin
Dahlan: Gaji Outsourcing 10% Di Atas UMP
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
