SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip

Pendemo Ditendang Orang Diduga Ajudan Anas Urbaningrum
Kamis, 26 April 2012 | 14:00

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum tiba di Gedung KPK [SP/Joanito de Saojoao] Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum tiba di Gedung KPK [SP/Joanito de Saojoao]

[JAKARTA] Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sekelompok orang dari Pemuda Cinta Tanah Air (Pecat) berlangsung di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat berlangsung ricuh. Sebab, ada seseorang yang diduga simpatisan Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum memukul orang yang sedang melakukan aksi unjuk rasa tersebut.

Berawal, ketika pendemo yang membawa replika hewan babi dalam kerangkeng. Dan seekor anjing, diamuk oleh seorang pria yang diduga simpatisan Anas. Sebab, datang bersamaan dengan kedatangan Anas dan istrinya, Athiyyah Laila di KPK.

Jadi, pria tersebut tiba-tiba menendang kerangkeng hingga mengenai seorang pendemo wanita bernama Fatma. Tidak berhenti sampai disitu, si ibu yang sama dipukul oleh pria simpatisan ini.

Hingga akhirnya, pendemo tersebut tersudut dan meninggalkan area depan gedung KPK. Dan bu Fatma beserta anjingnya yang turut kena pukul dibawa dengan motor oleh salah seorang pendemo.

Tidak lama berselang, setelah didamaikan oleh aparat kepolisian, demo kembali di mulai. Tetapi, nahas, demo tersebut tidak berlangsung lama karena baru saja di mulai tiba-tiba seseorang dengan menggunakan jaket dan kaus berwarna ungu.

Sontak, kericuhan kembali pecah dan kali ini melibatkan pewarta foto dengan orang lain yang diduga simpatisan Anas karena melakukan aksi pemukulan pada salah seorang pewarta foto.

Tetapi, bisa didamaikan oleh aparat kepolisian. Setelah, beberapa orang yang diduga sebagai simpatisan Anas diamankan. Dan beberapa orang yang diduga simpatisan lainnya, diusir keluar dari area gedung KPK, Jakarta.

Seperti diketahui, aksi unjuk rasa yang sedianya dilakukan oleh Pecat memprotes KPK yang belum juga menjerat dalang dari kasus suap Wisma Atlet dan Hambalang.

Selain itu, mereka mendesak KPK memanggil nama-nama yang telah disebutkan oleh tersangka atau saksi dalam kasus suap Wisma Atlet untuk diperiksa. Seperti, memanggil Anas Urbaningrum. (N-8)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN