Pemkab Kukar Kaji Lokasi Pengganti Jembatan yang Ambruk
Senin, 2 Januari 2012 | 15:34
Bupati Kukar, Rita Widyasari [google] [TENGGARONG] Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara masih
mengkaji lokasi mana yang akan dibangun jembatan baru sebagai pengganti
Jembatan Kartanegara yang ambruk pada 26 November 2011.
Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Senin
(2/1) mengatakan, pada awalnya pihaknya merencanakan pembangunan jembatan baru
pengganti Jembatan Kartanegara yang runtuh, di wilayah Tenggarong dengan
melintasi Pulau Kumala yang berada di tengah Sungai Mahakam.
Namun, kata Rita Widyasari, rencana itu dipertimbangkan kembali karena jika
jembatan dibangun melintasi Pulau Kumala pasti akan memerlukan lebih banyak
biaya dan memakan waktu yang lama yaitu bisa mencapai tiga tahun.
Di samping biaya pembebasan lahan, ujarnya, juga ongkos pembangunan yang
dipastikan besar karena harus membangun dari awal.
"Berat biayanya jika jembatan melintasi Pulau Kumala, tapi jika dibangun
tak jauh dari jembatan yang ambruk ini biayanya agak ringan," ujar Rita.
Dia menambahkan, berdasarkan masukan berbagai pihak, jika jembatan dibangun
tepat pada posisi yang lama maka biaya yang diperlukan tak setinggi membangun
jembatan dari awal.
Karena, katanya, jalan di kedua sisi ujung jembatan juga sudah ada, sehingga
tak perlu membebaskan lahan dan membangun jalan pendekat baru.
"Waktu pembangunan juga bisa relatif lebih pendek yaitu kurang lebih satu
tahun setengah bisa rampung. Selain itu pilon (tiang jembatan) yang saat ini
masih ada masih bisa digunakan tinggal pondasinya yang diperkuat. Beberapa opsi
tersebut masih kita kaji, tentunya dengan mempertimbangkan biaya dan faktor-faktor
lainnya," ujarnya.
Sementara itu, pembangunan jembatan di Kecamatan Loa Kulu juga akan tetap
berjalan karena rencana tersebut sudah dianggarkan sejak lama atau sebelum
runtuhnya Jembatan Kartanegara di Tenggarong Sebelumnya, pada Minggu (1/1)
sore, Bupati Rita Widyasari sempat meninjau kelanjutan proses evakuasi jembatan
ambruk.
Pemkab Kukar menggandeng pihak ketiga atau pihak swasta yaitu PT Samudera Biru
Nusantara (SBN) untuk melanjutkan proses evakuasi Jembatan Kartanegara pada
masa tanggap darurat ketiga yaitu mulai 26 Desember 2011 hingga 17 Februari
2012.
Pada Minggu (1/1), Tim Evakuasi berhasil mengangkat dua mobil dari reruntuhan
jembatan di dasar Sungai Mahakam sisi Tenggarong. Kedua mobil dalam kondisi
kosong yang berhasil diangkat itu adalah jenis Xenia dengan nomor polisi KT
1209 MI dan sedan Chevrolet dengan nomor polisi KT 1678 BU. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pesawat Lion JT 0535 Rusak Lagi, Penumpang Kecewa
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Aiptu Sitorus Resmi Ditahan Di Rutan Bareskrim
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
