Pembunuh Mahasiswi STIAMI Ditangkap
Rabu, 4 Juli 2012 | 12:01
Ilustrasi pembunuhan [google] [JAKARTA] Nana Priatna (29), tersangka kasus pembunuhan
yang menewaskan Aprilia, mahasiswi STIAMI (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi
Mandala Indonesia) mengaku terpaksa menghabisi nyawa kekasihnya itu karena
kesal didesak minta uang untuk bayar kuliah.
Mantan sales kartu kredit bank Mega itu juga diketahui
telah mempunyai istri dan satu anak tinggal di Pondok Gede Bekasi. Sampai Rabu
(4/7) siang, dia masih diperiksa instensif Polres Jakarta Utara.
Nana menghabisi wanita manis berusia 21 tahun itu di kamar
yang bertarif Rp 150.000 di Hotel Pondok Kencana Jakarta Utara, Senin (2/7)
sekitar pukul 19.00 WIB. Kemudian, kurang dari 24 jam berhasil diringkus
petugas, di rumah temannya kawasan Pasar Rebo Jakarta Timur, Selasa (3/7) pukul
11.00 WIB.
“Penangkapan Nana berkat dukungan informasi cepat dan
akurat warga serta kerja keras petugas di lapangan,” ujar Kapolres Metro
Jakarta Utara Kombes Pol M Ikbal kepada SP,
Rabu.
Nana saat diperiksa mengaku nekat menghabisi korban dengan
alasan korban terus mendesak minta uang Rp 1,6 juta untuk bayar kuliah Rp 1,6
juta. “Saya pusing dia minta terus uang kuliah ke saya, sedangkan saya sudah
tiga bulan menganggur” kata Nana.
Pria berpenampilan tenang itu mengatakan, awal kenal
Aprilia di Mal Senayan City sekitar 7 bulan lalu. Setelah banyak kecocokan lalu
keduanya serius pacaran. Mereka juga menginap di hotel.
Sebelum membunuh, Nana dan Aprilia sempat dua kali melakukan
hubungan suami istri.
Waktu itu, Aprilia mendesak minta uang kemudian pelaku
emosi sampai tega menghabisi korban dengan cara leher dicekik. Kemudian bagian
muka ditutupi bantal dan pakaian Aprilia dikenakan kembali.
Tragisnya, perhiasan emas, dua HP, dompet milik almarhumah
juga diembat Nana lalu kabur dengan sepeda motor Honda Blade. Aksi kabur pria berambut rapi itu pun
diketahui petugas hotel. Setelah kamar yang ditempati Nana dibuka paksa
diketahui Aprilia terbujur kaku. [G-5]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Dilaporkan Ke KPK, Bibit Waluyo Tanggapi Santai
Eyang Subur Diperiksa Terkait Pencemaran Nama Baik
Dijamin Tak Ada Penggusuran, Warga Akhirnya Buka Jalan
Presiden PKS Akui Ketemu Direktur PT Indoguna
Lapan Luncurkan Roket Pembawa Satelit Di Morotai
Mourinho Diusir Dari Bangku Cadangan Saat Final Piala Raja
Soal Capres, Gita Belum Direstui SBY
Warga Tutup Kembali Jalan I Gusti Ngurah Rai
