Pembunuh Anggota Intel Obaja Natmofa Adalah Rekannya Sendiri
Senin, 9 Januari 2012 | 17:02
Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjen Pol Ricky HP Sitohang [Yoseph Kelen] [KUPANG] Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjen Pol
Ricky HP Sitohang, mengumumkan pelaku pembunuhan anggota Intel Polres
Kupang Kota, Senin (9/1) siang. Pelaku penikaman terhadap anggota Intel Obaja
Natmofa, adalah sesama anggota Intel. Selama ini sempat menjadi
tandatanya oleh keluarga korban karena terlalu lama mengumumkan pelaku
penusukan itu.
Kapolda NTT, Brigjen Pol
Ricky HP Sitohang, mengatakan, “Anggota Intel yang membunuh dengan menusuk
korban Brigpol Obaja Natmofa dengan alat tajam, sesuai hasil menelusuran dari
saksi serta hasil rekonstruksi yang kami lakukan serta saksi pendukung
menyatakan Obaja Natmofa dibunuh oleh Brigpol Robinson dan kami tetapkan
sebagai tersangka saat ini. Walau dia adalah anggota kita, namun membuat
kesalahan tetap kami proses sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Apalagui
membunuh temannya sendiri. Saya sebagai Kapolda NTT merasa malu, anggota polisi
membunuh temannya sendiri,” jelas Riky Sitohang
Kapolda NTT, Brigjend
Pol Ricky Sitohang, memimpin langsung renkonstruksi di jalan Frans Seda
Kelurahan Fatululi kecamatan Oebobo Kota Kupang, (3/1) Tersangka
pembunuhan Obaja Natmofa terlihat dengan jelas bahwa temannya sendiri
yang membunuh pada Kamis (10/12) lalu.
Kapolda Ricky H P
Sitohang menegaskan, kematian Brigpol Obaja Nakmofa. "Saya tegaskan lagi
kepada wartawan bahwa saya tidak main-main dengan kasus ini pelaku
pembunuhan apalagi dia anggota Polri saya tetap proses hokum secara tegas. Saya
harus memberikan kepastian hokum kepada masyarakat. Saya juga tidak bisa
menyampaikan semua kronologis secara detail sebab kasus tersebut akan terbuka
di meja hiju nanti,” jelas Ricky.
Barang bukti seperti
kepemilikan sepeda motor, keterangan saksi-saksi serta keterangan tersangka
yang berbelit-belit dan hasil rekontruksi kami menyimpulkan pelakunya adalah
Brigpol Robinson. Tentang data lainnya saya tidak menyampaikan karena akan
membuat kabur kasusnya, saya tidak mau berandai-andai dalam kasus ini,” kata
Ricky Sitohang.
Motif pembunuhan
tersebut saya tidak bisa menyampaikan disini karena, karena fakta hukum akan
terlihat nanti di pengadilan. Saya sampaikan kepada saudara sesuai fakta hokum
sesuai dengan kenyataan. Saya tidak mau memberikan keterangan yang tidak
benar. Pelaku perbuatan yang menghilangkan nyawa orang lain, apalagi sesama
polisi, saya harus tindak tegas.
Obaja Natmofa meninggal
dengan luka tusukan dalam 6 cm dan lebar 4 cm dan mengenai jantung sehingga jiwanya
tidak dapat tertolong. Dalam kejadian tersebut seorang saksi juga sempat
ditusuk sehingga lengannya juga robek.
Ditanya tentang
keterkaitan kasus lain dalam pembunuhan Obaja Natmofa, Kapolda NTT, Ricky HP
Sitohang, mengatakan, bisa juga terkait dengan kasus-kasus lainnya namun saya
tidak bisa menyampaikan secara rinci disini karena akan menghilangka kasus yang
sebenarnya, jelas Sihotang. Kasus tersebut juga ditangani oleh tiga Direskrim
Kriminal Umum, Khusus dan Direskrim Narkoba. (YOS/L-9).
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Ada Oknum Komisi I DPR RI Yang Nikmati Uang Sukhoi Yang Jatuh di Gunung Salak
Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Ditemukan dalam Kondisi Baik
Fahri: KPK Gagal Berantas Korupsi Sistemik
Invitasi Bolabasket Alumni SMA se-Jakarta
Biayanya Mahal, Jokowi Tak Akan Pasang Iklan
Pastikan Semua Jenazah Terevakuasi, Tim SAR Sapu Lokasi Jatuhnya Sukhoi
KPK Perpanjang Masa Tahanan Angie
Jokowi Terima Penghargaan TPID Terbaik
Kader Demokrat Masih Juga Menganggap Ani Yudhoyono Layak Jadi Capres
Ketua Umum PGI: Sosialisasikan 4 Pilar Bangsa ke Para Pemimpin Bangsa
