SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip

Pelaku Pembunuhan Sadis Ayah dan Anak, Adalah Bocah 14 Tahun
Kamis, 19 Juli 2012 | 13:54

Ilustrasi dibacok [google] Ilustrasi dibacok [google]

[JAKARTA] Pelaku perampokan dan pembunuhan sadis di Bojong Gede, Depok, dengan korban Jordan Ratumoron (50) dan Edward (22), Rabu (18/7), adalah seorang bocah berusia 14 tahun. Pelaku dibekuk hanya dalam hitungan jam setelah menggasak harta dan membunuh.  

"Ya pelakunya masih diinterogasi," kata Kanit Reskrim Polsek Bojong Gede Iptu Ibnu saat dikonfirmasi, Kamis (19/7).   Seperti dikutip dari Detik.com, bocah berinisial A itu ditangkap dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB. Tidak ada perlawanan saat A ditangkap di kawasan Bojong Gede. Dia pun terus digiring ke Polsek Bojong Gede.  

Jordan dan Edward tewas dibantai perampok sadis di Perumahan Griya Satria Jingga, Desa Ragajaya, RT 03/14 Blok F 1 No 11, Bojonggede, Bogor. Tak hanya membunuh, A juga menggasak dua sepeda motor, perhiasan dan uang milik korban. Roy dan Edward tewas tertelungkup bersimbah darah dan di kamar mandi.  Posisi keduanya tertelungkup.  

Tewasnya bapak dan anak ini terungkap ketika,  Keisya (13), anak bungsu di keluarga tersebut pulang sekolah sekitar pukul 11.00. Seusai mengikuti kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) di sekolah, Keisya menemukan rumahnya dalam keadaan tertutup rapat.  

Saat hendak masuk ke rumah, tak ada satu pun orang yang menjawab panggilannya. Gadis bungsu ini nyaris pingsan saat melihat pintu kamar mandi yang tak tertutup rapat lantaran terganjal kaki bapak dan kakaknya.   Ketika melihat bapak dan kakaknya tewas berlumuran darah, Keisya pun langsung berlari dan meminta bantuan sambil berteriak histeris.  

Warga sekitar pun sontak kaget dan datang membantu. Petugas kepolisian datang tak lama setelah dihubungi. Polisi langsung memagari Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan garis polisi guna mensterilkan area sekitar lokasi kejadian.   Meski dipasangi garis polisi, tak mengurangi minat warga sekitar yang ikut menyaksikan proses olah TKP oleh petugas. Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku tak hanya sekadar membunuh, tapi juga merampok dua sepeda motor, sejumlah perhiasan, dan uang Rp10 juta.  

Kapolsekta Bojonggede Kompol Bambang Irianto yang ditemui seusai menggelar olah TKP mengatakan, saat ini kasus pembunuhan tersebut masih dalam tahap penyidikan dengan pemeriksaan tiga orang saksi, keluarga, termasuk tetangga korban. “Dari pengakuan yang kami terima. Sekitar pukul 02.00 dinihari (Rabu, 18/7) di rumah itu memang ada suara ribut-ribut. Namun warga tak terlalu ambil pusing. Dan dari hasil olah TKP sementara, kemungkinan besar, kedua korban ini dibunuh oleh lebih dari dua orang pelaku. Kedua korban dihabisi di ruang tengah dan kemudian diseret ke kamar mandi,” kata Bambang menjelaskan hasil penyidikan sementara.  

Kuat dugaan bahwa pembunuhan ini berlandaskan motif dendam dan persaingan bisnis. Pasalnya, Roy yang tewas digorok benda tajam ini dikenal sebagai pengusaha ojek yang cukup ternama.   “Kemungkinan antara si pelaku dan korban saling kenal. Kami masih terus dalami dan barang bukti pun masih kami selidiki. Jasad keduanya kami bawa ke RS Polri untuk diotopsi,” pungkas Bambang. [RIA/W-11]     




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN