PBNU Harapkan Kehidupan Beragama Lebih Baik di 2012
Kamis, 29 Desember 2011 | 14:58
Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siroj [antara] [JAKARTA] Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengharapkan
kehidupan beragama di tahun 2012 bisa lebih baik dan tidak ada lagi kekerasan
atas nama agama.
"Untuk itu, kami mewakili seluruh masyarakat Indonesia meminta Pemerintah
bisa melakukan langkah nyata menekan, bahkan menghilangkan segala bentuk
kekerasan yang mengatasnamakan agama," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil
Siroj di Jakarta, Kamis (29/12).
Menurut dia, Rancangan Undang Undang Kerukuran Umat Beragama yang saat ini
sedang disusun, diharapkan bisa menjadi solusi terbaik.
"Keamanan dalam negeri, termasuk dari aksi-aksi kekerasan yang
mengatasnamakan agama, itu sangat mempengaruhi kepercayaan asing. Itu tugas
Pemerintah, itu PR (pekerjaan rumah) yang harus dituntaskan," katanya.
Dalam catatan PBNU, sepanjang tahun 2011 masih banyak ditemukan kasus intoleransi,
baik antaragama maupun sesama agama, yang tak jarang berujung pada kekerasan.
"Dari Islam sendiri, yang paling parah kita masih ingat kejadian di
Cikeusik. Dari Kristen juga ada, yang cabang-cabang alirannya memang juga
banyak," kata Said Aqil.
Said Aqil menambahkan, dalam ajaran agama apapun, termasuk Islam, kekerasan
dilarang dengan tegas untuk alasan apapun.
"Laa ikraaha fiddin. Tidak ada kekerasan dalam agama ataupun atas nama
agama. Agama itu pembawa perdamaian, menjadikan hidup damai. Tidak ada
ceritanya agama justru menjadikan manusia saling serang," katanya. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Penghitungan KPU NTT, Frenly Masih Memimpin
Pimpinan KPK Sindir Sikap Kader PKS
KPK Dalami Aliran Dana ke Anis Matta
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Fathanah Mulai Sebut Nama Presiden PKS Anis Matta
Wanita-Wanita Cantik Merusak Citra PKS Sebagai Partai Agama
