SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 17 April 2014
Pencarian Arsip

Pasangan Atut-Rano Ditetapkan sebagai Calon Gubernur dan Wagub Terpilih
Senin, 31 Oktober 2011 | 0:27

Rano Karno dan Hj Ratu Atut Chosiyah [Laurens Dami] Rano Karno dan Hj Ratu Atut Chosiyah [Laurens Dami]

[SERANG]  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten menetapkan pasangan Hj Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno (Atut-Rano) sebagai calon Gubernur dan wakil Gubernur Banten terpilih periode 2012-2017. Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara dan penetapan pasangan calon terpilih, yang digelar di Balai Besar Latihan Kerja Industri (BBLKI) Serang, Banten, Minggu (30/10).  
 
Pasangan calon nomor urut 1,  Atut-Rano  yang diusung oleh 11 partai politik yang memiliki kursi di DPRD Banten, antara lain Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Peduli Bangsa (PKPB), dan 22 partai nonparleman berhasil memperoleh suara sebanyak 2.136035 suara atau 49.65 persen dari total pemilih sebanyak 7.118.587 pemilih yang tersebar di 16.805 tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di seluruh wilayah Banten.

Sementara pasangan nomor urut 2 Wahidin Halim - Irna Narulita (Wahidin-Irna), yang diusung Partai Demokrat meraih sebanyak 1.674.957 suara (38,93 persen) dan Jazuli Juwaeni-Makmun Muzakki (Jazuli-Zakki) yang diusung PKS, PPP dan PKNU hanya memperoleh 491. 432 suara (11,42 persen).

Berdasarkan hasil rekapitulasi perhitungan suara yang dilakukan KPU Banten, pasangan Atut-Rano unggul di 7 kabupaten/kota dari 8 kabupaten/kota yang ada di wilayah Provinsi Banten. Pasangan Atut - Rano hanya kalah di Kota Tanggerang.

Pasangan nomor urut 2 Wahidin-Irna hanya unggul di Kota Tangerang, karena Wahidin Halim masih menjabat sebagai wali kota Tangerang hingga saat ini. Rapat pleno KPU Banten tersebut hanya dihadiri pasangan Atut-Rano bersama tim sukses dan pendukungnya. Sementara dua pasangan calon lainnya yakni Wahidin-Irna dan Jazuli-Zakki tidak hadir.

Untuk pasangan Wahidin-Irna hanya dihadiri oleh saksi. Sedangkan saksi dari pasangan Jazuli-Zakki tidak hadir. Rapat pleno  rekapitulasi perhitungan suara dan penetapan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur terpilih itu hanya disaksikan oleh dua saksi dari dua pasangan calon. Ketua KPU Provinsi Banten Hambali mengatakan, ketidakhadiran dua pasangan calon yakni Wahidin-Irna dan Jazuli-Zakki sama sekali tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

“Kami tidak tahu alasan kedua pasangan calon itu tidak hadir, karena kami tidak mendapat informasi mengenai alasan ketidakhadiran mereka. Jika ada pasangan calon yang keberatan dengan hasil rekapitulasi perhitungan suara penetapan pasangan calon terpilih dalam rapat pleno ini, silakan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) selambat-lambatnya 3 hari setelah putusan ini ditetapkan. “

"KPU Banten secara resmi telah menetapkan pasangan Hj Ratu Atut Chosiah - Rano Karno sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2012-2017. Kalau ada yang keberatan khususnya pasangan calon lain, silakan menggunakan haknya untuk mengajukan gugatan ke MK,” ujarnya.

Sementara, gubernur terpilih Hj Ratu Atut Chosiyah menyatakan  kemenangan yang diraihnya bersama Rano Karno merupakan kemenangan bagi seluruh masyarakat Banten. “Jika ada pasangan calon yang tidak terima dengan kemenangan kami ini, silakan menempuh jalur hukum ke MK,” katanya. [149]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN