SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 17 Mei 2012
Pencarian Arsip

Para Pengelola Wisata Minta Dukungan Pemda NTT
Senin, 20 Februari 2012 | 14:51

Wisatawan AS di Kupang [Yoseph Kellen] Wisatawan AS di Kupang [Yoseph Kellen]

[KUPANG] Para pengusaha yang bergerak dibidang  Wisata meminta dukungan serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi  NTT dan Pemda  Kabupaten/Kota untuk mendukung kegiatan wisata di daerah ini. Para pengusaha selama ini seperti berjalan sendiri-sendiri walaupun sudah disampaikan melalui tertulis dan lisan kepada intansi terkait kunjungan wisatawan Amerika siang ini di destinasi yang berada Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. 

Wisatawan asal Amerika kembali menyerbu tempat wisata yang berada di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Senin (20/2), dengan menggunakan Kapal Pesiar Seabourn Legend dengan jumlah wisata sebanyak 210 orang.

Rencana kunjungan wisatawan Amerika ke empat daerah di NTT, Kota Kupang sebagai Ibu Kota Provinsi NTT, melihat secara dekat tempat kegiatan Pasar Tradional Oeba Kota Kupang, Museum Provinsi NTT, dan Tempat Pembuatan Musik Sasando di Desa Oebelo Kabupaten Kupang. Rencana kunjungan wisatawan Amerika itu ke Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Manggarai Barat melihat salah satu keajaiban dunia di NTT.  

Kabupaten Sumba Timur, wisatawan Amerikan akan mengunjungi ke Desa Prainatang dan Desa Prailiang untuk melihat kehidupan masyarakat serta budaya asli sumba (megalitik) dan  budaya lainnya yang berada di Pulau Sumba dan Komodo seperti diberitakan pada media masa selama ini.   Di Kabupaten Manggarai Barat, wisatawan Amerikan yang tergolong lansia itu akan melihat lebih dekat kehidupan masyarakat setempat dan binatang Komodo sebagai salah satu keajaiban dunia yang harus dikunjungi. Sebab daerah itu tidak dikunjungi maka kehidupan itu belum sempurna atau belum lengkap, kata Yohanes Rumat pimpinan Oceania Wold Travel yang pemandu para wisatawan.      

Desa Oebelo, para wisatawan menikmati music Sasando dan tarian tradional NTT dan pembuatan music sasando  serta, menikmati hidangan jangung rebus, pisang rebus dan kopi flores dan membeli kenang-kenangan berupa kain tenun, lukisan-lukisan disiapkan oleh masyarakat setempat.  

Menurut  Pimpinan Ocenia Wold Travel, Yohanes Rumat, kepada SP, di Kupang, Senin (20/2), mengatakan,“Dalam kunjungan wisatawan asing (Amerika Red) di Kota Kupang yang kedua kalinya ini sebagai bentuk terwujudnya usaha pengembangan pariwisata di Provinsi NTT. Walaupun masih banyak kekurangan disana sini tetapi kami sebagai melaksanakan dengan menjual destinasi yang ada,” ungkap Yohanes Rumat.  

Yohanes Rumat, terpanggil dan tergerak bahwa orang nomor satu di NTT telah mencanangkan Visit NTT dan Sail Komodo di 2013 nanti, bukan hanya omong saja. Tetapi mari kita bergandengan tangan untuk membangun pariwisata di daerah ini. Saya sangat harapkan pemerintah perlu memperdayakan masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan ini seperti pengembangan, Tarian daerah, music sasando serta pengembangan museum yang ada sehingga lebih lengkap. Semua kekayaan budaya yang ada di NTT harus di siapkan di museum ini.    

“Saya sebagai pengusaha yang bergerak dibidang jasa merasa kecewa dengan sikap pemerintah daerah yang tidak mendukung secara moral terhadap kegiatan seperti ini. Selama ini Gubernur  NTT, Frans Lebu Raya, selalu mengatakan perlu peningkatan pariwisata namun instansi teknik seperti dinas pariwisata kurang renspont. Hal ini berbeda dengan di provinsi Bali dan NTB.” Jelas Yohenes Rumat.  

Para wisatawan juga menayakan kehadiran mereka apa sudah disampaikan ke pemerintah setempat serta keamanan mereka kepada  Yohanes Rumat yang sebagai koordinasi di NTT, Yohanes menjawab, “Pemerintah daerah akan hadir di Musem NTT dan semua wisatawan untuk keamanan kami yang bertanggung jawab,” jelas Yohanes.  

Yohanes menyampaikan rasa kekesalannya kepada SP bahwa sudah dua kali kami menyampaikan secara tertulis kepada Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Gubernur NTT dan DPRD NTT serta para bupati yang menjadi tujuan wisatawan Amerikan akan berkunjung dan kali ini kami juga menyampaikan secara tertulis kepada instansi teknis sejak tanggal 10 Pebruari 2012 lalu.  

Yohanes Rumat kembali mengatakan, berterima kasih atas kehadiran Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi NTT, Doris Rihi dan Kadis Pariwisata Kota Kupang, Cornel R Kapitan di museum, Provinsi NTT.   Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Doris Rihi, mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran wisatawan ke NTT sehingga dan secara tidak langsung memberikan dampak langsung maupun tidak langsung kepada daerah NTT. Tempat wisata dipantai seperti Lasiana yang tidak dikujungi. Kami akan melihat kembali karena MOU dengan Kota Kupang sampai dengan 2013 nanti. Pemda akan merevisi kembali sehingga akan menyambung dan dijadikan salah satu destinasi di Kota Kupang,”jelas Doris.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Kupang, Cornel R. Kapitan mengatakan, Selama 2012 ini para turis terus berdatangan di Kota Kupang, kami akan terus membenahi obyek wisata di kota ini, seperti Nunsoi, Lasiana dan lainnya serta budaya asli di Kota Kupang. Pemkot juga terus berupaya untuk pengembangan wisata di Kota Kupang,” jelas Cornel Kapitan.  (YOS)  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN