SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 23 Juli 2014
Pencarian Arsip

Pabrik Garmen di Bangladesh Runtuh, Hampir 100 Orang Tewas
Rabu, 24 April 2013 | 20:43

Bangunan pabrik runtuh di Bangladesh, Rabu (24/4) Bangunan pabrik runtuh di Bangladesh, Rabu (24/4)

[DHAKA] Sebuah bangunan pabrik garmen delapan lantai dan pusat perbelanjaan ambruk di pinggiran Dhaka, ibu kota Bangladesh, Rabu (24/4).  Kejadian ini menewaskan hampir 100 orang dan melukai ratusan lainnya.

Pemadam kebakaran dan personel militer dikerahkan di tengah kepanikan gedung Rana Plaza di Savar, sekitar 30 km pinggiran Dhaka. Mereka berusaha untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak dalam reruntuhan.

Tayangan televisi memperlihatkan para pekerja wanita muda, sebagian tampaknya pingsan saat ditarik keluar  dari puing-puing. Satu petugas pemadam kebakaran mengatakan kepada Reuters bahwa sekitar 2.000 orang berada di gedung tersebut ketika lantai atas amblas dan menimpa lantai-lantai di bawahnya. 

Industri garmen Bangladesh yang sedang menjamur telah dihantui kasus kebakaran dan kecelakaan selama bertahun-tahun, meskipun ada desakan agar meningkatkan standar keselamatan. Pada November 2012, sebanyak 112 pekerja tewas dalam kebakaran di pabrik Tazreen di pinggiran kota. 

"Sepertinya gempa bumi telah melanda tempat ini. Saya sedang bekerja di lantai tiga, dan kemudian tiba-tiba, saya mendengar suara memekakkan telinga, tapi tidak bisa mengerti apa yang terjadi. Saya berlari dan tertimpa oleh sesuatu di kepala saya," kata Zohra Begum, pekerja di salah satu pabrik . 

Seorang pejabat di ruang kendali memberikan informasi tentang korban hilang dan terluka. Dia mengatakan bahwa 96 orang tewas dan lebih dari 700 orang terluka. 

Mohammad Asaduzzaman, dari kepolisian setempat mengatakan pemilik pabrik tampaknya telah mengabaikan peringatan.  Seharusnya dia tidak membiarkan para pekerja masuk ke dalam gedung setelah celah retakan terdeteksi di blok tersebut pada Selasa (23/4). [Reuters/U-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»