SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 1 Agustus 2014
Pencarian Arsip

OYK Digelar Serentak di Empat Wilayah Hari Ini
Kamis, 22 September 2011 | 12:50

Operasi yustisi di wilayah DKI Jakarta [antara] Operasi yustisi di wilayah DKI Jakarta [antara]

[JAKARTA] Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta akan melanjutksan Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) ke empat wilayah kota admisnistrasi, Kamis (22/9). Empat wilayah yaitu Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Sebelumnya, OYK digelar H+21 Lebaran di wilayah Jakarta Pusat pada Rabu (21/9).

Kepala Dinas Dukcapil DKI, Purba Hutapea mengatakan, OYK akan dipusatkan di lokasi yang biasanya rawan pendatang baru, seperti kawasan industri, pabrik, kos-kosan, rumah kontarakan, permukiman padat dan apartemen. Untuk memperlacar kegiatan rutinitas ini, Dinas Dukcapil menurunkan 500 petugas di lapangan.

“Pelaksanaan OYK ini sudah merupakan kegiatan rutin. Kegiatan ini sebagai shock terapi bagi para pendatang baru yang tidak meiliki identitas lengkap,” ujar Purba di Jakarta, Rabu (22/9).

Waktu 14 hari sudah cukup bagi para pendatang baru untuk mengurus admisnitrasi kependudukan. Setiap pendatang harus mengurus surat izin tinggal di kelurahan jika tidak ingin terkena penjaringan.

“Khusus untuk Jakarta Pusat, pihak wali kota Jakarta Pusat siap melakukan OYK pada malam hari. Sedangkan, untuk empat wilayah lainnya akan dilaksanakan pada besok pagi,” ujarnya.

Selain itu, Jakarta Pusat menggelar OYK lebih dulu dari empat wilayah lainnya karena jadwal persidangan yang diberikan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat untuk sidang tindak pidana ringan (tipiring) pada hari Kamis dan Jumat di gedung pengadilan PN Jakarta Pusat.

“Sehingga, OYK di Jakarta Pusat dilakukan hari ini, dan warga yang terjaring dalam operasi yustisi ini akan disidangkan pada Jumat (22/9),” jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo meminta semua pihak supaya tidak melihat OYK dari sisi pemahaman yang sempit, melainkan dilihat dari pemahaman yang luas untuk melakukan pembinaan administrasi kependudukan di Ibukota.

“Saya minta OYK jangan dilihat dengan kacamata yang sempit. Sebab operasi ini tidak hanya berlaku bagi pendatang baru, tetapi pendatang lama yang tidak memiliki identitas diri sebagai penduduk Jakarta pasti akan terjaring razia ini,” kata Fauzi.

Menurutnya, razia kependudukan ini akan dilakukan di tempat-tempat yang telah ditetapkan berdasarkan pola pembinaan yang direncanakan Dinas Dukcapil,” katanya. [H-14]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!