Osama bin Laden Tewas dalam Operasi Intelijen di Luar Islamabad
Senin, 2 Mei 2011 | 10:26
Pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden [WASHINGTON] Pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden tewas dalam sebuah operasi intelijen yang dilakukan tentara Amerika Serikat (AS) di sebuah lokasi di luar ibukota Pakistan, Islamabad.
Kematian tokoh yang paling dicari-cari AS pasca peristiwa 11 September 2001 itu akan segera diumumkan secara resmi oleh Presiden Barack Obama kepada seluruh rakyat AS melalui pidato televisi pada Minggu (1/5) malam waktu setempat atau Senin (2/5) siang.
Pasukan bersenjata AS sudah lama mengejar raja teror asal Saudi Arabia itu setelah serangan teroris terhadap gedung kembar World Trade Center (WTC) di New York dan Pantagon pada 11 September 2001 yang menewaskan 3.000 orang.
Tetapi Osama bin Laden selalu berhasil menghindari dan selamat dari kejaran pasukan bersenjata pasukan AS. Osama bin Laden, setelah peristiwa 10 tahun silam itu diperkirakan bersembunyi di wilayah perbatasan Pakistan dan Afghanistan.
Kematian Bin Laden akan memunculkan sejumlah pertanyaan tentang masa depan Al Qaeda. Aktivitas terror Osama bin Laden juga berimplikasi pada kebijakan luar negeri dan keamanan AS pada 10 tahun terakhir terutama terkait kampanye anti teror.
Tewasnya Osama bin Laden juga memunculkan ketakutan bahwa AS dan sekutu-sekutunya akan menghadapi perlawanan dari para pendukung Bin Laden dan kelompok-kelompok ekstrimis Islam lainnya. [AFP/A-21]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
