SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 2 September 2014
Pencarian Arsip

PON XVIII Riau

NTB dan Jatim Bersaing di Lintasan Atletik
Kamis, 13 September 2012 | 10:13

Pelari NTB Iswandi (kiri) finish prtama pada nomor Final Lari 100 meter Putra PON XVIII 2012 di Stadion Atletik Rumbai, Pekanbaru, Riau, Rabu (14/9). [SP/Joanito De Saojoao]
Pelari NTB Iswandi (kiri) finish prtama pada nomor Final Lari 100 meter Putra PON XVIII 2012 di Stadion Atletik Rumbai, Pekanbaru, Riau, Rabu (14/9). [SP/Joanito De Saojoao]

[PEKANBARU] Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Timur (Jatim) sama-sama bertekad merajai cabang olahraga atletik nomor lari pada PON XVIII 2012 Riau. Keduanya bersaing ketat dalam perolehan medali emas. Pihak NTB yakin dapat membuktikan bahwa provinsi tersebut terbaik pada nomor lari.

Ketua KONI NTB Kasdiono mengatakan, kontingennya siap menambah medali pada nomor estafet 4X100 meter putra, 4X100 meter putri, 400 meter gawang putri, 400 meter gawang putra, yang akan digelar Kamis (13/9).

" Kami akan membuktikan bahwa NTB merupakan raja lintasan. Dan NTB merupakan lumbung pembinaan atlet khusus atletik," kata Kasdiono, kepada SP, kemarin.

Kasdiono semakin yakin karena kemarin, NTB mendapat satu tambahan emas dari nomor yang tidak ditargetkan yaitu, 100 meter putra. Kemudian, terdapat final pada nomor 1500 meter putera yang merupakan spesialis jagoan NTB Ridwan, peraih SEA Games 2012.

"Baru satu di 800 meter yang ditargetkan mendapat emas atas nama Ridwan. Nanti, ada 1500 meter final yang tentunya itu adalah nomor spesialis Ridwan, karena dia meraih medali emas pada SEA Games," jelasnya.

Dia menjelaskan, optimistis muncul karena pada ajang Kejurnas Atletik 2011 di Jakarta, NTB berhasil meraih 9 medali emas.

"Target kita ada di 800, 1500, estafet 4X100 meter dan 4 X 400 meter, lari gawang, dan tolak peluru. Di Kejurnas kita berhasil meraih 9 medali emas. Jadi kita mencoba untuk mempertahankan bahwa kita adalah raja lintasan," ujarnya.

Wakil Gubernur NTB Badrul Munir menambahkan, atletik merupakan salah satu unggulan NTB yang diincar oleh atlet-atlet asli dari provinsi tersebut. Hal itu merupakan prestasi tersendiri.

"Itu betul-betul dari kami sendiri, tidak dari atlet-atlet dari luar untuk prestise. Kami, benar-benar prestasi murni, dengan atlet-atlet asli daerah sendiri," katanya.
Pelatih atletik Jatim Henny Maspaitella mengatakan, sejauh ini pihaknya baru mengumpulkaan 3 medali emas dalam nomor lari. Artinya, perlu 3 medali emas tambahan agar mencapai target.

"Baru setengah, karena yang kita ajukan ke KONI enam. Harus, kalau enggak optimistis enggak usah ikut PON," katanya.

Henny menjelaskan, peluang Jatim mencapai target terbuka karena kualitas atlet yang bertanding pada PON ini telah teruji pada SEA Games 2011. Namun demikian, pada nomor lari putra, dia mengakui akan sulit menandingi kontingen NTB.

"Besok estafet, berempat. Putranya Jatim nanti bersaing ketat dengan NTB, kita lihat nanti (dapat mengungguli," ujarnya.

Sejauh ini, NTB baru mendulang dua emas yang disumbangkan oleh Iswandi pada nomor lari 100 meter, dan Ridwan yang baru saja memecahkan rekor PON pada nomor lari 800 meter dengan catatan waktu 1 menit 51,11 detik. 

Sementara Jatim memperoleh tiga emas yang didapat dari Serifa Anelis Unani pada  nomor 100 meter putri,  Tri Setyo Utami nomor lari 200 meter putri, dan Edi Zakaria pada nomor lari gawang 110 meter putra. [E-11]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»