Nazaruddin Minta Maaf Atas Dicopotnya Pejabat Kemenkumham
Rabu, 15 Februari 2012 | 15:59
M Nazaruddin di sidang pengadilan [antara] [JAKARTA] Terdakwa
Muhammad Nazaruddin meminta maaf kepada beberapa pejabat di Kementerian Hukum
dan Ham (Kemenkumham) yang beberapa waktu lalu dicopot oleh Menteri Hukum dan
Ham (Menkumham). Setelah, Wakil Menteri Hukum dan Ham (Wamen Kumham) Denny
Indrayana, yang memergoki anggota Komisi III DPR RI, M Nasir dan 16 orang
lainnya saat mengunjungi terdakwa Muhammad Nazaruddin di LP Cipinang, Jakarta,
Rabu (8/2) tengah malam.
"Dari saya pribadi, saya sangat kecewa dengan apa yang dilakukan oleh
Wamen Kumham, Menkumham juga. Saya juga mau meminta maaf kepada pejabat yang di
non-aktifkan itu dan kepada keluarganya saya juga minta maaf," kata
Nazaruddin di luar sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (15/2).
Bahkan, mantan Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Demokrat yang ditahan di LP
Cipinang ini, juga meminta maaf kepada rekan-rekannya di LP Cipinang atas
kejadian tersebut.
Menurut Nazaruddin, peristiwa yang terjadi di LP Cipinang yang disebut sebagai
penggerebekan adalah rekayasa. Sebab, tidak ada satupun pelanggaran yang
dilakukan dari kunjungan yang dilakukan beberapa orang saat Rabu (8/2) malam.
"Kejadian itu (penggerebekan itu) adalah sensasi untuk pembenaran rekaysa
yang dibuat oleh Wamen Kumham. Dia melakukan pemecatan kepada beberapa pejabat
LP," ungkap Nazaruddin.
Seperti diketahui, Kementerian Hukum dan HAM mencopot beberapa pejabat
dijajarannya terkait tindakan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, yang
memergoki anggota Komisi III DPR RI, M Nasir dan 16 orang lainnya saat
mengunjungi terdakwa Muhammad Nazaruddin di LP Cipinang, Jakarta, Rabu (8/2)
tengah malam.
"Dari pantauan CCTV itulah, pada Rabu (8/2) malam, ditemukan adanya
penyimpangan yang memerlukan evaluasi menyeluruh. Untuk itu, Menkumham
memutuskan untuk melanjutkan langkah-langkah perbaikan sistem," kata
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Amir Syamsuddin saat jumpa pers di
kantor Kemenkumham, Jakarta, Minggu (12/2).
Langkah perbaikan tersebut, lanjut Amir di antaranya adalah mengganti Kepala
Kantor Wilayah (Kakanwil) Kumham DKI, Taswin Tarib. Menteri juga mengganti
Kepala Divisi (Kadis) Pemasyarakatan Kakanwil DKI, Haviluddin dan Kepala Rutan
(Karutan) Cipinang, Suharman.
Sebelumnya, Menkumham telah mengambil langkah tegas dengan mencopot Kepala
Pengamanan Rutan Cipinang, Vonika Afandi pada Jumat (10/2).
Diketahui, Wakil Menteri Hukum dan Ham (Wamen Kumham), Denny Indrayana
bersama jajarannya, Rabu (8/2) malam, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke
Rutan (Rumah Tahanan) Cipinang , Jakarta.
Kemudian, Denny mendapati adanya pertemuan antara terdakwa kasus suap Wisma
Atlet, Nazaruddin, dengan Anggota Komisi III DPR RI, M Nasir, mantan kuasa
hukum Mindo Rosalina Manulang, Djufri Taufik dan beberapa orang lainnya di luar
jam kunjungan tamu Rutan. (N-8)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT Putaran Kedua, Frenly Yakin Menang
Hatta Rajasa Terima “Reformasi Award” Dari Prodem
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
AS Akui Pesawatnya Langgar Wilayah Indonesia
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Mantan Kasdam Jaya Akan Beli Kembali Lahan yang Dieksekusi
