Miranda Tersangka, Nunun Desak Berkasnya Segera Lengkap
Kamis, 26 Januari 2012 | 14:47
Nunun Nurbaeti [JAKARTA] Menanggapi penetapan tersangka Miranda Swaray Gultom oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pihak tersangka Nunun Nurbaetie tetap meminta supaya berkas perkara milik istri mantan Wakapolri, Komjen (purn) Pol Adang Daradjatun tersebut segera dinyatakan P21 (lengkap).
"Siapa pun tersangkanya tetap kami meminta agar (KPK) professional terhadap klien kami," kata salah satu kuasa hukum Nunun, Ina Rahman saat dihubungi, Kamis (26/1).
Menurut Ina, yang terpenting adalah berkas milik kliennya segera
dinyatakan lengkap. Perihal, penetapan tersangka baru, itu adalah kewenangan KPK.
"Jika ada tersangka baru, semua itu bukan kewenangan kami. Kami, tidak bisa berharap ada tersangka baru atau tidak. Itu kembai ke hasil penyelidikan KPK," ungkap Ina.
Lebih lanjut Ina mengatakan bahwa pihak kuasa hukum masih fokus
terhadap kesehatan Nunun. Mengingat, belum ada keputusan dari KPK seputar permintaan rawat jalan untuk Nunun.
Desakan supaya KPK segera menyelesaikan berkas perkara Nunun,
sebelumnya juga pernah dilontarkan oleh kuasa hukum Nunun lainnya, Mulyaharja.
Mulyaharja berharap KPK segera menyatakan lengkap (P21) berkas perkara kliennya. Mengingat, KPK akan melakukan ekspose (gelar perkara) pada Rabu (25/1) lusa.
"Tunggu apalagi, KPK sebaiknya segera menetapkan P21 (sudah
lengkap)," kata Mulyaharja, Senin (23/1).
Mulyaharja menilai keterangan Nunun dan saksi-saksi yang diperiksa KPK selama ini sudah cukup menjelaskan perkara suap yang diduga terkait dengan pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) tahun 2004 tersebut. Di mana, dimenangkan oleh Miranda Swaray Gultom.
"Saya rasa keterangan klien saya sudah cukup, karena faktanya itulah yang klien saya ketahui dalam perkara TC ini," ujar Mulyaharja.(N-8)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Aiptu Labora Sitorus Mesin ATM Perwira Polisi Papua Hingga Mabes?
Fathanah Perkenalkan Satu Lagi Istilah Korupsi
Fathanah Ajak Maharani Berhubungan Intim
Kayak Menteri Saja, Luthfi Hasan Janjikan Penambahan Kuota Impor Sapi
Jangan Sampai Stasiun Tujuan Terlewat
Ahmad Fathanah Akui Curi Dokumen KPK
Gadis ABG Diperkosa Pamannya Sendiri
Dilaporkan Ke KPK, Bibit Waluyo Tanggapi Santai
