SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 22 September 2014
Pencarian Arsip

Merapi Kembali Semburkan Wedhus Gembel, Kapolda Belum Kembali
Jumat, 29 Oktober 2010 | 9:44

Awan panas besar terjadi pukul 8.39 WIB sempat mengejutkan warga. Alur awan panas masih tetap sama yakni menuju ke arah selatan. Foto diambil dari lokasi pengungsian Purwobinangun Turi Sleman Yogyakarta. [SP/Fuska Sani Evani]
Awan panas besar terjadi pukul 8.39 WIB sempat mengejutkan warga. Alur awan panas masih tetap sama yakni menuju ke arah selatan. Foto diambil dari lokasi pengungsian Purwobinangun Turi Sleman Yogyakarta. [SP/Fuska Sani Evani]

[SLEMAN] Gunung Merapi kembali menyemburkan awan panas atau yang disebut wedhus gembel pada Jumat (29/10) pagi pada pukul 08.39 WIB. Sampai pukul 08.55 WIB, semburan awan panas berbentuk cendawan setinggi 2 kilometer itu belum berhenti. Pada pukul 07.10 WIB, Merapi juga menyemburkan awan panas tetapi skalanya kecil. Sebelumnya pada pada pukul 06.14 WIB, Merapi juga menyemburkan wedhus gembel.Tetapi semburan pada pukul 08.39 ini paling besar.

Kepala Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono membenarkan bahwa arah luncuran masih tetap sama yakni ke arah selatan atau ke Sungai Gendol. "Karena itu, kami merekomendasikan pengungsi harus tetap bertahan di pengungsian. Hati-hati, sungai Gendol bisa saja meluap," tegasnya pagi ini.

Sementara itu, Metro TV memberitakan, pasca semburan awan panas pada pukul 06.14 WIB itu, Kepala Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigjen Pol Ondang Sutasa naik ke daerah Gunung Merapi yang berbahaya. Dan setelah semburan pukul 08.46 WiB tadi, Ondang belum juga kembali. Dia naik ke daerah berbahaya pada sekitar pukul 07 WIB. [152]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»