SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 31 Juli 2014
Pencarian Arsip

Mencari Figur Tepat Pimpin Pasar Jaya
Selasa, 30 April 2013 | 12:36

Logo PD Pasar Jaya [google] Logo PD Pasar Jaya [google]

[JAKARTA] Beberapa hari lagi masa jabatan Dirketur Utama (Dirut) PD Pasar Jaya yang dipegang Djangga Lubis akan berakhir. Sejak beberapa bulan lalu, isu calon-calon yang akan menempati jabatan tersebut sudah ramai dibicarakan.

Mulai dari pejabat Pemprov DKI, politisi, pejabat  Pasar Jaya, bahkan sampai pejabat BUMN, disebut-sebut akan menjadi direksi BUMD tersebut. Jika kita melihat perjalanan kepemimpinan di tubub PD Pasar Jaya, hanya satu direktur utama  yang memang benar-benar berkarier di PD Pasar Jaya, yakni Uthand Sitorus. Uthand mengawali kariernya dari muai staf, kepala pasa, kepala cabang, direktur operasional, kemudian menjadi dirut.

Sejak kepemimpinannya Uthand melakukan terobosan-terobosan yang dinilai membawa kebangkitan PD Pasar Jaya, sebelumnya akhirnya dia diganti oleh Djangga Lubis. Namun, kita tidak boleh menyingkirkan peran dirut-dirut lainnya, sepert Prabowo Soeniram, yang juga dinilai mampu membawa perbaikan di tubuh BUMD tersebut.

Kita harus akui, saat ini PD Pasar Jaya membutuhkan figur-figur yang benar-benar mengetahui seluk-beluk PD Pasar Jaya, bukan figur yang hanya duduk, diam, dan mencari duit saja. Jokowi sebagai gubernur DKI memiliki hak prerogatif untuk memilih dirut dan direksi di BUMD. Namun, yang diperlukan saat ini, jabatan dirut dan direksi PD Pasar Jaya jangan dijadikan “lumbung” oleh kepentingan-kepentingan kelompok.

Jokowi harus benar-benar jeli dalam hal ini. Janganlah PD Pasar Jaya menjadi “bancakan” bagi kepentingan-kepentingan kelompok, yang hanya ingin memperkaya dirinya sendiri, seperti yang terjadi saat ini.  

Mumpuni
Sebenarnya mudah bagi Jokowi untuk mencari figur-figur yang tepat untuk memimpin Pasar Jaya. Di dalam PD Pasar Jaya saat ini terdapat banyak figur yang tidak diragukan kemampuannya, baik dari segi manajerial maupun moralnya. Jokowi harus membuang jauh-jauh pikiran bahwa semua pejabat Pasar Jaya saat ini buruk semuanya.

Untuk bisa melihat kemampuannya, tidaklah salah jika Jokowi melakukan fit and proper test bagi setiap pejabat setingkat manajer. Karena mereka lah yang sebenarnya paling tahu mengenai kondisi Pasar Jaya. Bukan politisi, bukan pula pejabat karier di Pemprov, atau yang lainnya.

Palin tidak, Pasar Jaya mendatang harus dipimpin oleh orang-orang yang selama ini berkarier di Pasar Jaya. Apalagi selama ini masyarakat menilai Jokowi memang jagonya dalam masalah perpasaran.

Dengan memilih figur yang tepat, diharapkan Pasar Jaya akan lebih baik lagi, dan menjadi BUMD yang paling baik di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Namun, jika salah memilih, tidak hanya Pasar Jaya dan Pemprov yang dirugikan, tetapi juga para pedagang yang selama ini berharap banyak dari pasangan Jokowi-Basuki. [SP/Steven Setiabudi Musa}  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»